Share

Sejarah 11.11 Jadi Hari Jomblo Sedunia, Malah Dimanfaatkan untuk Belanja Online

Calista Angelina, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 612 2500203 sejarah-11-11-jadi-hari-jomblo-sedunia-malah-dimanfaatkan-jadi-hari-belanja-online-URO24lXUBn.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TANGGAL 11.11 memang lebih dikenal sebagai hari belanja online. Tapi, awalnya memang 11 November diperingati sebagai Hari Jomblo Sedunia atau World Single’s Day.

Dilansir dari ABC, di China momen Hari Jomblo Sedunia ini sangat menarik antusiasi para jomblo atau lajang. Awal mulanya pada 1993, empat orang mahasiswa China dari asrama Mingcaowuzhu Nanjing University cukup resah karena tidak memiliki pasangan.

Akhirnya, mereka sepakat memilih tanggal 11 November (11.11) yang penuh dengan angka 1 melambangkan kesendirian, orang yang single, lajang atau jomblo.

Jadi di tanggal 11 November, para anak muda khususnya mahasiswa merayakan Hari Jomblo Sedunia itu dengan memanjakan diri sendiri membeli bermacam hadiah, makanan enak, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman. Awalnya hanya menjadi lambang yang menunjukkan para jomblo juga bisa menikmati hidup dan mandiri.

Namun di tahun 2009, e-commerce China Ali Baba memanfaatkan momen tersebut dan menyebarluaskan arti dari tanggal 11/11 tersebut. Kampanye ini pun telah berhasil menjangkau bukan hanya pria atau wanita jomblo saja. Semua orang jadi ikut serta belanja untuk memanjakan diri di tanggal 11 November.

Jomblo

Ali Baba mencatat rekor, dalam satu jam pertama saja hampir 330.000 item terjual yaitu keuntungan sekitar USD155 miliar atau Rp22 triliun dalam penjualan di seluruh platform . Terlebih, kini banyak e-commerce menawarkan diskon besar-besaran selama 24 jam mulai 00.00 11 November. Alhasil orang-orang lebih banyak berbelanja pada Hari Jomblo Sedunia dibanding hari belanja lainnya seperti Black Friday dan Cyber Monday.

Jack Ma selaku miliarder e-commerce Ali Baba China, mengaku takjub dengan besarnya pengaruh yang dibawa dari festival budaya universitas pinggiran tersebut. Ia tak menyangka hal tersebut mampu mengubah kebiasaan berbelanja bahkan secara global.

Bukan hanya di China, perusahaan-perusahaan Australia juga ikut serta menawarkan diskon besar. Menurut sebuah data transaksi, ada pembeli asal China yang tahun lalu sampai menghabiskan lebih dari $ 1 miliar untuk barang-barang Australia dalam 24 jam.

Lantas, apakah tanggal 11/11 hanya untuk belanja? Jawabannya tidak. Lisa Wang selaku pengelola sekolah seni untuk anak kecil di Beijing, juga memanfaatkan hari Single’s Day untuk mempromosikan dan memberi diskon khusus melalui WeChat.

Beberapa e-commerce menyelenggarakan pertunjukan yang memukau, menampilkan bintang pop papan atas seperti Taylor Swift dan Pharrell Williams di tahun-tahun sebelumnya. Lalu, acara tersebut disiarkan di TV satelit internasional dan platform streaming online, yang menarik miliaran audiens.

Bahkan COVID-19 pun tak menjadi penghalang, orang-orang tetap menyerbu diskon dan belanja besar-besaran. Bagi banyak pembeli, kebutuhan adalah nomor sekian tapi diskon dan terbatasnya produk nomor satu. Sikap impulsif oleh budaya konsumen fanatik bisa menjadi faktor utama atas keberhasilan e-commerce meraup keuntungan.

Beberapa pembeli menyatakan penyesalan atas tindakan impulsif mereka, bahkan bercanda tentang harus "memotong tangan" agar menghentikan mereka belanja banyak di hari diskon besar-besaran.

Fenomena belanja besar-besaran ini ditanggapi oleh Yang Jianlan, seorang psikolog menulis sebuah artikel untuk Xinhua News Agency yang dikelola pemerintah. Yang Jianlan menyinggung soal bahwa konsumen mungkin menderita gangguan shopaholic atau impulsif yang dipenuhi oleh "emosi negatif".

Berbelanja mungkin merupakan salah satu cara untuk menghindari stres dan menghadiahi diri sendiri (self-reward). Tidak hanya kaum milenial, yang berbelanja di Hari Jomblo. Kini e-commerce dan semua perusahaan telah menargetkan anak-anak dan orang tua juga untuk ikut serta belanja sebagai bentuk self-reward dan self-love.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini