Siluet Muda Wastra Nusantara Koleksi Aradhana, Perpaduan Unsur Kekinian dan Kearifan Lokal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 194 2500824 siluet-muda-wastra-nusantara-koleksi-aradhana-perpaduan-unsur-kekinian-dan-kearifan-lokal-X6vzsV6Ogy.jpg Wastra Nusantara Koleksi Aradhana (Foto: Sukardi/MPI)

KAIN wastra Nusantara terus memperlihatkan kemudaannya. Hal ini tak lepas dari peran desainer yang mengombinasikan unsur kekinian dengan tetap mempertahankan kearifan lokal kain-kain yang ada di Indonesia.

Indonesia yang memiliki banyak jenis wastra tentunya menjadi kekuatan tersendiri dalam hal material koleksi. Itu juga yang terlihat dalam koleksi SMESCO Indonesia bekerja sama dengan LAKON Indonesia bertajuk 'Aradhana'.

Siluet muda dengan tetap menonjolkan keindahan wastra Nusantara menjadi daya tarik tersendiri koleksi tersebut. Diketahui, koleksi Aradhana tersebut akan menjadi percontohan UMKM fashion Indonesia.

Leonard Theosabrata

"Proyek kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pembelajaran dan skill enrichment bagi pelaku UMKM. Diharapkan dengan research dan development yang dilakukan para ahli di bidangnya dapat membuat UMKM lebih mudah mengadopsinya ke dalam koleksi mereka masing-masing," papar Direktur Utama SMESCO Indonesia Leonard Theosabrata, dalam keterangan resminya, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga : Mengenal Tenun Ikat Khas Maumere yang Sarat Akan Makna Filosofis

Wastra Nusantara

'Future Fashion' menjadi tema projek ini. Ini sejalan dengan mimpi yang sudah disampaikan di awal bahwa UMKM dalam mendapat inspirasi dalam mengolah wastra Nusantara menjadi koleksi fashion kekinian dan dapat mengikuti pasar yang semakin masif.

Baca Juga : Keindahan Batik Lasem dan Tenun Gianyar di Virtual RFF 2020

Lebih lanjut, Thresia Mareta selaku Founder LAKON Indonesia mengharapkan bahwa ke-60 koleksi Aradhana yang menggunakan wastra Nusantara dapat dipakai secara luas do seluruh Indonesia.

Wastra Nusantara

"Koleksi Aradhana ini terdiri dari 60 looks menggunakan wastra dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, terdiri dari batik, tenun ikat, songket, ulos, dan berbagai kain tenun lainnya yang didukung Bank Indonesia," katanya.

Koleksi ini, sambung Thresia, dirancang dalam rangka mengangkat kekayaan dan potensi keragaman tekstil tradisional Indonesia yang merupakan kekayaan nasional.

"Dengan menciptakan inspirasi untuk mengolah wastra ini, artinya kita membuka peluang agar kain tradisional tak hanya dipakai oleh masyarakat daerah penghasil wastra, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.

Eksplorasi wastra pun dilakukan untuk menciptakan koleksi Aradhana ini. Diketahui, para ahli dan perancang busana melakukan riset panjang untuk mempertahankan kesempurnaan wastra, pun mempertimbangkan penggunaannya supaya tepat guna sesuai dengan nilai yang terkandung di dalam wastra tersebut.

"Melalui proses tahapan eksplorasi yang panjang dalam menggali sejarah pakaian dan tekstil tradisional yang dipakai merupakan penegasan dari memaksimalkan penggunaan wastra Nusantara dengan tepat dan bijak," terang Thresia.

Wastra Nusantara

Dalam presentasinya yang ditayangkan di SMESCO Indonesia, fashion show Aradhana bekerja sama juga dengan rumah-rumah UMKM yang memproduksi tas dan sepatu yaitu Fortuna Shoes Indonesia.

"Projek KRTA ini dipersembahkan untuk UMKM dengan harapan dalam mempersatukan keragaman yang ada di Indonesia," tambah Leonard.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini