Kisah Haru Seorang Ayah Rela Hujan-hujanan Demi Anaknya Bisa Belajar Online

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 612 2500913 kisah-haru-seorang-ayah-rela-hujan-hujanan-demi-anaknya-bisa-belajar-online-4uVmQxu5IY.jpg Kisah haru seorang ayah (Foto: Twitter/@puchhappady82)

PERJUANGAN seorang ayah untuk anaknya kerap mengenyuhkan hati. Apalagi aksi yang dilakukan sampai mengorbankan nyawa demi kebahagiaan anaknya.

Belum lama ini muncul di media sosial kisah seorang ayah rela payungi anaknya demi bisa tetap bisa sekolah online. Potretnya tersebar di Twitter dan membuat banyak netizen terenyuh dengan peristiwa tersebut.

Kisah Haru Ayah

Kisah ini viral bertepatan di Hari Ayah Nasional, diunggah oleh akun Twitter @puchhppady82. Dalam unggahannya, si penyebar informasi menampilkan foto yang membuat kagum netizen.

Baca Juga : Hari Ayah Nasional, Ini 5 Cara Membahagiakannya

Terlihat di foto itu, seorang ayah memayungi anak gadisnya yang sibuk sekolah online. Pria itu tak masalah jika harus hujan-hujanan asal anaknya tetp belajar. Hal yang membuat netizen semakin sedih adalah, merek harus ke hutan supaya bisa mendapatkan sinyal.

"Di daerah pedesaan, seorang siswi menghadiri kelas online dengan kondisi seperti ini. Ya, mereka menghadapi masalah jaringan seluler. Tak berhenti di situ masalah yang harus mereka hadapi lainnya adalah hujan deras! (Mangaluru-Sullia-Guthigar-Kamila)," tulis si pengirim foto.

Baca Juga : Kumpulan Meme Hari Ayah Nasional Bikin Haru, Kapan Terakhir Bilang Sayang Untuknya?

Kejadian itu diketahui terjadi i Ballaka, suatu desa terpencil di daerah Dakshina Kannada, India. Terkait dengan siapa nama pria tersebut, menurut beberapa sumber, sang ayah bernama Narayana.

Menjadi sangat penting bagi si putri untuk tetap bisa terhubung dengan sekolahnya, karena dia diketahui sedang duduk di bangku kelas 10 dan tengah mempersiapkan diri untuk mendapatkan sertifikat kelulusan di sekolah menengah.

Mengetahui hal ini, reaksi netizen pun banyak yang berharap kalau si gadis itu bisa sukses dan membanggakan orangtuanya.

"Ini adalah rutinitas yang wajar dijumpai di masa WFH. Tiga hari terakhir tidak ada pasokan listrik yang layak, dalam 36 jam terakhir, kami tidak punya pasokan listrik selama 3-4 jam," kata @vacha**.

"Anak-anak mesti bersusah payah untuk bisa belajar. Doa terbaik untuk masa depan mereka. Salut sama ayahnya," komen @logans****.

"Terima kasih telah membawa kisah ini ke dunia! Salam ayah pada hari Ayah ini dan berharap seseorang mendengarkan dan bekerja untuk mengakhiri cobaan beratnya," ungkap @santoshb****.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini