5 Fakta Seputar MSG, Bisa Buat Diet Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 15 November 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 298 2501944 5-fakta-seputar-msg-bisa-buat-diet-loh-kgjXfFpus8.jpg Ilustrasi. (Foto: Medicalnewstoday)

MSG sering dianggap bikin lemah otak serta beberapa dampak lainnya. Ternyata di balik cita rasa umami MSG, menyimpan banyak fakta menarik.

MSG, menurut para pakar, sangat tepat digunakan bagi seseorang yang diet rendah garam. Selain itu, dilihat dari bahan baku, juga aman dikonsumsi.

Berikut lima fakta menarik seputar MSG seperti dipaparkan oleh Guru Besar Keamanan & Gizi Pangan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB Prof Ahmad Sulaeman, dirangkum Okezone, Senin (15/11/2021).

Baca Juga:  Terbukti Aman, MSG dari Sari Tebu Bisa Jadi Bumbu Masak Andalan Ibu Milenial

 

MSG pengganti garam

 msg

Prof Ahmad menuturkan, jika Anda ingin mengonsumsi makanan bercita rasa gurih sekaligus ingin diet rendah garam, bisa menggunakan bumbu umami seperti MSG. Banyak penelitian yang dilakukan di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam.

"Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” ujarnya dalam acara Virtual Media Gathering Ajinomoto.

Cocok buat yang diet rendah garam

Prof Ahmad menjelaskan, salah satu strategi dalam mewujudkan hidup sehat, yaitu dengan pengendalian asupan garam.

“Untuk mencegah penyakit degeneratif, seperti diabetes, jantung, dan hipertensi, guna mewujudkan hidup sehat, penting untuk diperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI tentang pembatasan asupan gula, garam, lemak (GGL),” ungkapnya.

Kaya manfaat

Prof Ahmad juga mengungkapkan sederet manfaat dari mengonsumsi makanan bercita rasa umami. Seeperti meningkatkan selera makan, meningkatkan pencernaan makanan berprotein, serta mampu meningkatkan produksi saliva (air liur)

yang berperan membantu proses pencernaan senyawa kompleks di mulut, sehingga pada saat sudah di lambung pun kemudian mudah diserap tubuh.

Bahan baku

 

Tahukah Anda MSG bahan bakunya ternyata berasal dari tetes tebu, singkong, atau tapioka.

"Bahan baku ini mengandung karbohidrat, proses pembuatannya fermentasi sama seperti tauco, peyeum," ujarnya menambahkan.

Tak bikin lemah otak

Prof Ahmad menyebut bahwa pada umumnya MSG bersifat membatasi diri. "Kalau berlebihan rasanya makanan jadi gak enak. Jadi gak usah khawatir."

Belum ada penelitian bahwa MSG jadi penyebab gangguan kesehatan.

Banyak pertanyaaan pula yang muncul, apa benar MSG sebabkan kanker atau malah bisa sebabkan lemah otak.

"Memang ada literatur, peneliti mencoba pada anak tikus yang disuntik dengan MSG, dengan dosis lebih dari 400 kali dosis pada manusia," tambahnya.

Namun menurut Prof Ahmad, metodologi ini keliru. Karena seharusnya, MSG dimasukkan ke dalam tubuh melalui makanan dan bukan langsung ke otak. Itu pun dalam jumlah sedikit. 

"Rata-rata orang Indonesia hanya 1,2 gram per kapita, mungkin paling tinggi 2, lebih kecil dari konsumsi MSG rata-rata orang Jepang, China, dan Amerika, yang juga cukup tinggi," kata dia.

Dikatakan lebih lanjut, pencernaan manusia juga punya barrier pembatas dalam menyerap makanan. "MSG itu berbeda dengan bahan pangan lain yaitu tidak disimpan dalam tubuh lain, tapi dimetabolisme seperti zat gizi lain. Jadi ini imposible bikin lemah otak," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini