Share

CEO Pfizer Ditangkap Usai Palsukan Data Vaksin dan Penyuapan, Benarkah?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Okezone · Selasa 16 November 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 612 2502446 ceo-pfizer-ditangkap-usai-palsukan-data-vaksin-dan-penyuapan-benarkah-hPQr2c2TJ9.jpeg CEO Pfizer (Foto: Time)

BELUM lama ini beredar isu yang menyebut bahwa CEO Pfizer, Albert Bourla ditangkap oleh FBI karena memalsukan data mengenai vaksin dan penyuapan. Namun apakah kabar yang beredar tersebut benar?

Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (16/11/2021), Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i memastikan bahwa kabar tersebut tidaklah benar atau hoax.

Faktanya, CEO Pfizer, Albert Bourla tidak ditangkap oleh FBI atas tuduhan apapun. Berita yang beredar tersebut diplintir dari artikel BMJ yang ditulis mengenai seorang direktur regional penelitian vaksin Covid-19 di salah satu perusahaan yang bekerjasama dengan Pfizer.

Cek Fakta

Kerjasama tersebut bertujuan untuk melakukan uji klinis vaksin yang bernama ventavia. Orang tersebut menyatakan adanya hal-hal yang tidak sesuai kaidah uji klinis saat vaksin diuji di tempat mereka. Hal ini berujung dipecatnya direktur tersebut.

Baca Juga : Vaksin Covid-19 Pengaruhi Kesuburan Program Kehamilan, Benarkah?

Namun, pihak Pfizer dan Food And Drugs Administration (FDA) sudah melakukan audit dan investigasi mengenai hal ini. Pihak Pfizer pun menyatakan bahwa berita tersebut sama sekali tidak benar.

Sebab tidak ada informasi dan bukti valid mengenai klaim kebohongan yang dituduhkan pada CEO Pfizer tersebut. Selain itu tidak ada informasi tentang siapa yang disuap, tidak ada pernyataan resmi dari FBI mengenai hal ini. Tidak ada pula foto atau video penangkapan Albert Bourla di manapun.

Baca Juga : Beredar Isu Vaksin Covid-19 Miliki Tingkat Kematian 174 Kali Lebih Tinggi pada Anak, Benarkah?

Bahkan pada 5 November 2021 Albert Bourla malah sedang diwawancarai di beberapa stasiun TV mengenai pil obat baru antivirus Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer.

Artikel mengenai penangkapan yang beredar tersebut ditulis oleh anonim dan dipublikasi suatu website berasal dari Kanada yang sering memberitakan berita palsu dan konspirasi yaitu The Conservative Beaver.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini