Share

Dubes Singapura: Mereka yang Menolak Divaksin Covid-19 kalau Kena Tak Ditanggung Negara

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 612 2502676 dubes-singapura-mereka-yang-menolak-divaksin-covid-19-kalau-kena-tak-ditanggung-negara-cMzhB9g5eh.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

SALAH satu kelompok yang rawan terpapar Covid-19 adalah para lansia. Apalagi, kemungkinan mereka mengalami penyakit yang para kala terpapar Covid-19 sangat tinggi.

Oleh karena itu, lansia menjadi salah satu kelompok yang pertama kali mendapatkan vaksin. Sayangnya tidak semua lansia mau mendapat vaksin Covid-19, tidak cuma di Indonesia tapi hal ini juga terjadi di Singapura.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan bahwa ada sekira 60-100 ribu lanjut usia (lansia) di Singapura, yang sejak awal pandemi tidak mau divaksinasi. Kondisi inilah yang menyumbangkan kasus kesakitan dan angka kematian tinggi di Singapura.

Dalam webinar yang disiarkan di channel YouTube Kementerian Kesehatan, pria yang kerap disapa Tommy ini mengatakan ketika varian Delta itu masuk dan terjadi penularan, kondisi Singapura menjadi porak-poranda.

"Lansia sekarang menjadi kelompok yang paling rentan. Ditambah dengan orang yang efikasinya antibodi dari vaksinnya sudah menurun. Barulah sekarang dilakukan booster pada mereka yang sudah enam bulan divaksin," ujar Tommy.

Oleh sebab itu, saat ini pemerintah Singapura menetapkan kebijakan yang ketat terkait hal vaksinasi. Bahkan sekarang masyarakat dengan rentang usia 30 tahun ke atas bisa mendapatkan booster. Ditambah lagi dengan kebijakan terbaru di mana orang dipaksa untuk divaksinasi.

"Sebab pada awalnya pemerintah Singapura menggunakan pendekatan voluntary, di mana orang sukarela divaksin atau vaksin. Berbeda dengan Indonesia yang sudah sejak awal menggunakan mandatory (wajib) untuk divaksin," tambahnya.

Sekarang dengan adanya 60-100 ribu lansia yang tidak divaksin dan merupakan kelompok paling rentan, maka angka kematian selama tiga bukan terakhir di Singapura mencapai 300 orang. Dari sekian banyak masyarakat yang meninggal, rata-rata berusia di atas 60 tahun dan memiliki komorbid.

"Sekarang Singapura memaksa semua orang untuk vaksinasi Covid-19. Orang yang tidak divaksinasi dan terkena Covid-19 maka biaya rumah sakitnya harus bayar sendiri. Sebelumnya ditanggung oleh negara. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Singapura," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini