Bukti Covid-19 Naik saat Libur Panjang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 481 2503274 bukti-covid-19-naik-saat-libur-panjang-f9vnT2fS0b.jpg Liburan (Foto: Singapore motherhood)

LIBUR panjang terbukti telah menjadi penyebab utama kenaikan kasus Covid-19. Oleh sebab itu, menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang akan tiba beberapa minggu ke depan, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap risiko penularan Covid-19.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Rabu (17/11/2021), selama tiga kali periode libur panjang 2020 dan 2021 menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

 corona

1. Libur Idul Fitri 2020

Penambahan 413 - 559 (68 - 93 persen) kasus harian baru.

Penambahan 2.889 - 3.917 kasus mingguan.

2. Libur kolektif Maulid Nabi dan Natal 2020

Penambahan 1.157 - 5.477 (37 - 95 persen) kasus harian baru.

Penambahan 8.096 - 38.340 kasus mingguan.

3. Libur Idul Fitri 2021

Penambahan 1.972 - 46.297 (53 - 1237 persen) kasus harian baru.

Penambahan 13.931 - 324.207 kasus mingguan.

Diperparah adanya varian Delta yang lebih menular.

Dengan tiga bukti lonjakan kasus sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, dr. Wiku Adisasmito mengajak masyarakat untuk saling bekerjasama mencegah penularan kasus.

 Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Turun 99% dari Puncak pada Juli Lalu

"Berkaca dari pengalaman, Indonesia belum pernah berhasil melewati periode tersebut (libur panjang) tanpa kenaikan kasus. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat harus bekerja ekstra keras dan berkolaborasi untuk mencegah kejadian serupa," tuntas Wiku.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini