Yuk Kenali 4 Tipe Diabetes, Mana yang Paling Berbahaya?

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 481 2503497 yuk-kenali-4-tipe-diabetes-mana-yang-paling-berbahaya-F3Lvi7HpYc.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DIABETES salah satu penyakit tidak menular yang perlu dihindari. Anda perlu mengenali tipe diabetes dan mewaspadainya.

Anda mungkin sering menganggap bahwa diabetes tak dapat disembuhkan. Padahal tidak, karena semua tergantung dengan tipe diabetes itu sendiri.

Berikut ini Okezone akan mengulas 4 tipe diabetes yang harus Anda kenali yang dijelaskan oleh pakarnya. Yuk simak!

Diabetes tipe 1

 Diabetes

Diabetes tipe 1 sering dialami anak-anak dan remaja. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Prof. DR. dr. Sidartawan, SpPD-KEMD, FINASIM menjelaskan, penyebab dari diabetes tipe 1 pada anak ini karena pankreas rusak akibat dari penyakit autoimun.

"Banyak anak yang sejak dulu kena tipe 1 ini seumur hidup kontrol, tapi anak-anak ini aman beraktivitas asal dikendalikan gula darahnya dan rutin kontrol," ujarnya dalam webinar Kalbe Farma: Cegah Dini Komplikasi Ginjal Pada Penjuang Diabetes

Diabetes tipe 2

Prof Sidarta mengungkapkan bahwa 90 persen dari diabetes tipe 2 faktornya keturunan. Diabetes tipe 2 banyak dialami oleh orang dewasa.

Prof Sidarta juga menyebutkan bahwa diabetes tipe 2 tergolong penyakit yang tak bisa disembuhkan. "Mereka perlu suntik insulin terus-menerus."

Diabetes gestasional

Diabetes gestasional hanya dialami oleh ibu hamil dengan kadar gula berlebihan. Saat gula darah naik, ibu hamil perlu disuntik insulin.

"Diabetes gestasional hanya muncul pada saat hamil, ketika melahirkan diabetes hilang. Ketika sembuh, ibu hamil tak perlu lagi suntik insulin," terangnya

Diabetes tipe lainnya

Diebetes tipe lain ini muncul karena pengauh obat-obatan. Misalnya reumatik kronis atau asma kronis, seseorang harus minum obat yang mengandung steroid.

"Jika diminum terus menerus dalam waktu lama, bisa jadi gula darah naik. Tapi kalau sudah sembuh dua, diabetes tak akan muncul dan ini pasti sembuh diabetesnya," paparnya.

Dalam kesempatan ini Prof Sidarta juga membagikan cara untuk mengontrol diabetes bagi para penderitanya. Antara lain mengatur pola makan, lakukan aktivitas fisik, mengonsumsi obat bila perlu, mengendalikan gula darah serta edukasi.

"Saya suka katakan kalau kita bisa atur makan sehari-hari dan ini penting, lalu aktivitas fisik jangan lupa," kata Prof Sidarta.

"Untuk minum obat itu bila perlu saha. Kalau belum terkendali makannya dan aktivitas fisik maka bisa diberikan obat. Ttapi minum obat juga gak bisa kalau tanpa mengatur 2 hal tadi," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini