Studi: Infeksi Virus Subvarian Delta Cenderung Tanpa Gejala

Hasyim Ashari, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 23:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 481 2503846 studi-infeksi-virus-subvarian-delta-cenderung-tanpa-gejala-mDMwREifAV.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Oddity central)

SUBVARIAN Delta yang kini meluas di Inggris cenderung tidak menunjukkan infeksi gejala Covid-19 pada umumnya. Hal tersebut dibuktikan melalui survei prevalensi virus Corona setelah menemukan keseluruhan kasus telah turun dari puncaknya pada bulan Oktober lalu.

Berdasarkan Studi Imperial College London yang dirilis pada hari Kamis (18/11/2021) menemukan bahwa subvarian yang dikenal sebagai AY.4.2 telah berkembang menjadi hampir 12 persen dari sempel yang diurutkan dan hanya sepertiga yang memiliki gejala Covid-19 klasik dibandingkan dengan infeksi keturunan Delta dominan saat ini AY.4.

 Delta

Subvarian Delta atau AY.4.2 dianggap sedikit lebih menular. Namun, hal tersebut belum terbukti menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada Delta.

Para peneliti mengatakan bahwa orang tanpa gejala lebih sedikit mengisolasi diri. Selain itu, penyebarannya jauh lebih mudah melalui batuk serta tidak menunjukan gejala yang cukup parah.

"Ini tampaknya lebih mudah menular. Tetapi tampaknya gejalanya kurang, yang merupakan hal yang baik," kata Ahli Epidemiologi Imperial Paul Elliott sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Kamis (18/11/2021).

Elliot sebelumnya telah merilis hasil sementara yang menunjukkan prevalensi Covid-19 mencapai rekor tertinggi pada Oktober, dengan infeksi tertinggi di antara anak-anak. Elliott mengatakan, ada ketidakpastian apakah penurunan itu terus berlanjut, dan selama beberapa minggu ke depan akan menentukan apakah kasus meningkat lagi dengan kembalinya sekolah.

 Baca juga: Kenali Bahaya Gaya Hidup Rebahan, Makin Populer saat Pandemi Covid-19

Studi REACT-1 juga menemukan bahwa dosis booster mengurangi risiko infeksi pada orang dewasa hingga dua pertiga dibandingkan dengan orang yang mendapat dua dosis.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini