Share

Dokter Berbagi Tips Jalani Swab PCR, kalau Sakit Pertanda Salah Metode?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 November 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 612 2504274 dokter-berbagi-tips-jalani-swab-pcr-kalau-sakit-pertanda-salah-metode-WUq7a6AOMY.jpg Tes PCR. (Foto: Okezone/Heru)

CARA paling akurat untuk mengetahui apakah seseorang terpapar Covid-19 adalah dengan tes PCR. Tes PCR pun diperlukan sebagai screening akhir bagi mereka yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Tapi, banyak orang tidak merasa nyaman menjalani PCR, karena rasa sakit saat alat tes dimasukkan ke hidung. Tidak heran, banyak orang yang tidak mau menjalani swab PCR karena tidak ingin mengalami sensasi sakit tersebut.

Proses memasukkan alat tes swab ke dalam lubang hidung dan mulut menjadi prosedur wajib tes PCR. Tahapan ini diperlukan untuk mengambil sampel tubuh dan membacanya di laboratorium untuk tahu apakah seseorang memiliki virus SARS-CoV2 di tubuhnya atau tidak.

Nah, untuk meminimalisir sensasi sakit saat diswab PCR, Dokter Spesialis Patologi Klinik dr Basti Andriyoko, SpPK(K), menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Salah satunya adalah tidak merasa tegang sesaat sebelum diswab.

"Kalau ditanya apakah ada tips enggak sakit saat diswab PCR, yang paling utama adalah Anda tidak tegang sebelum di-swab. Perasaan tegang akan membuat tubuh mengeluarkan reaksi menolak dan ini akan lebih terasa sakit saat alat tes dimasukkan. Karena itu jangan tegang, ya," paparnya di Live Instagram Okezone Stories, Kamis (18/11/2021).

Dokter Basti menerangkan, pada dasarnya saat tenaga kesehatan melakukan swab ke lubang hidung dengan benar, itu tidak akan mengeluarkan rasa nyeri. Artinya, titik pengambilan sampel yang berada di nasofaring, meski berada di belakang hidung, itu tidak akan sakit saat disentuh.

"Ya, paling akan membuat seseorang merasa mau batuk atau bersin, pun menangis. Kalau merasa sakit yang teramat perih, itu artinya titik mencolok alat swabnya tidak tepat ke nasofaring," lanjut dr Basti.

Selain tenang, tips tidak sakit saat diswab berikutnya adalah pastikan kepala menengadah ke atas. Ini selain memastikan tidak begitu sakit saat diswab, juga memudahkan nakes untuk mengambil sampel di nasofaring.

"Dalam posisi kepala menengadah ke atas, ini jalur lubang hidung ke nasofaring lebih mudah dicapai. Artinya, rasa sakit akibat diswab bisa diminimalkan," ungkap dr Basti.

Ia melanjutkan, tips lainnya berkaitan dengan swab mulut. Pada tahap ini, tips yang bisa dilakukan adalah berkata 'aaaa' saat nakes mengambil sampel di area mulut. Ini berkaitan dengan meminimalisir reaksi mual saat alat swab dimasukkan ke mulut.

"Saat seseorang melafalkan 'aaaa' secara otomatis lidahnya menekan ke bawah dan ini meminimalisir rasa mual yang bisa terjadi saat nakes colok ke arah mulut. Jangan ragu juga untuk julurkan lidah," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini