Dapat Edukasi Pra-Nikah Gratis, Masyarakat Wonosobo Antusias Mengikuti

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 20 November 2021 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 20 481 2504879 dapat-edukasi-pra-nikah-gratis-masyarakat-wonosobo-antusias-mengikuti-3e0raYWgQI.jpg Program edukasi pra-nikah di Wonosobo. (Foto: Wilda Fajriah/MNC Portal)

PROGRAM pra-nikah dan keluarga berencana (KB) terus digalakkan pemerintah. Apalagi di masa pandemi covid-19 ini yang dilaporkan angka kehamilan terus meningkat.

Salah satu target program pra-nikah dan KB ini adalah masyarakat perdesaan. Ini merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terhadap akses pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.

Baca juga: Kampoeng Andalan Hadir di Wonosobo, Ajak Masyarakat Ikut Program KB 

Program edukasi pra-nikah di Wonosobo. (Foto: Wilda Fajriah/MNC Portal)

Selain adanya keterbatasan informasi, edukasi, dan sarana kesehatan; kondisi pandemi makin memperparah. Sebab, akses pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan, termasuk klinik KB, juga terdampak.

Di sisi lain, akseptor juga kerap takut dan enggan datang ke klinik kesehatan serta melakukan program KB. Sementara masyarakat perdesaan selama ini masih jarang tersentuh dengan edukasi terkait keluarga berencana dan pra-nikah.

Baca juga: Jumlah KB Pria Masih Rendah, Ternyata Ini Penyebabnya 

Maka itu, guna mengajak masyarakat turut berpartisipasi dalam program KB, Andalan Kontrasepsi menyelenggarakan program "Kampoeng Andalan". Ini merupakan sebuah sosialisasi program KB kepada masyarakat umum dari desa ke desa dengan melibatkan tenaga kesehatan.

Hasilnya, kegiatan ini pun disambut secara antusias oleh masyarakat setempat. Baik pria maupun wanita dengan status pernikahan single atau sudah menikah. Mereka dengan serius menyimak edukasi yang diberikan oleh pembicara.

Sunarni (24) yang juga menghadiri kegiatan ini guna memahami pentingnya keluarga berencana. Pengantin yang belum lama menikah ini mengaku belum pernah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kesiapan mental dan juga finansial sebelum memiliki anak.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Sebabkan Penggunaan KB Turun 

"Iya datang karena penasaran. Biar pas punya anak bisa lebih siap mental dan finansial," kata Sunarni.

Kegiatan yang diadakan di Wonosobo, Jawa Tengah, ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg Widwiono MKes, Kepala Dinas PPKBPPPA, Bupati Wonosobo Dr RM Okie Hapsoro Binanda Putra, Marketing Manager DKT Indonesia Cut Vellayati, Brand Manager Andalan Kontrasepsi Apt Rony Syamson SFarm, petugas pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), serta masyarakat umum.

Baca juga: Amankah Vaksinasi Flu untuk Lansia dan Anak? Ini Jawaban PAPDI 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini