Kasus Covid-19 Cenderung Landai di Negara yang Pernah Diserang Varian Delta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 22 November 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 481 2505725 kasus-covid-19-cenderung-landai-di-negara-yang-pernah-diserang-varian-delta-bQpSSJhioO.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Popular mechanics)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, mengenai situasi pandemi Covid-19 yang terjadi secara global. Ia menjelaskan bahwa saat ini kasus konfirmasi Covid-19 di Eropa hampir semuanya mengalami kenaikan, sehingga Indonesia wajib berhati-hati dalam mempersiapkan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dalam sesi jumpa pers mengenai perkembangan PPKM, Senin (22/11/2021), Menkes Budi mengatakan, kenaikan kasus yang terjadi di Eropa disebabkan oleh varian Delta berserta turunannya. Uniknya kasus kenaikan justru belum terjadi pada negara-negara yang sebelumnya sempat diserang varian Delta.

 Menkes Budi

"Kami sampaikan saat ini banyak negara yang pernah terserang varian Delta namun kasusnya masih landai. Contohnya adalah India yang puncaknya terkena varian Delta, sampai sekarang masih landai setelah 195 hari," ucap Menkes Budi dalam keterangannya.

Lebih lanjut Menkes Budi juga menyebut ada negara lain yang saat ini kondisinya masih landai usai diterpa badai Covid-19 yang disebabkan varian Delta. Seperti Afrika Selatan juga pernah terkena serangan Delta yang sekarang juga sudah melandai setelah 134 hari, Indonesia 124 hari, Maroko 101 hari dan Jepang 86 hari.

"Tapi kita juga telah melihat Sri Lanka yang juga pernah mengalami kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Delta namun sekarang sudah mulai ada kenaikan," lanjutnya.

 Baca juga: Sebaran Covid di 34 Provinsi, Jawa Barat Tertinggi

Ia menambahkan bahwa saat ini pemerintah Indonesia terus memperhatikan semua gerakan atau kejadian kasus di negara-negara tersebut. Pemerintah Indonesia mempelajari serta mengawasi dengan ketat dan melaporkan kepada Presiden agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan Covid-19 di masa libur Nataru.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini