Meski Kasus Covid-19 Melonjak, India Tidak Berikan Vaksin Booster

Hasyim Ashari, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 481 2506292 meski-kasus-covid-19-melonjak-india-tidak-berikan-vaksin-booster-YIzUmlAzRd.jpg Vaksin Flu (Foto: Medical xpress)

SAAT ini India tidak mempertimbangkan untuk memberikan vaksin booster Covid-19. Hal tersebut karena jumlah kasus terinfeksi Covid-19 sangat tinggi.

Apalagi permintaan masyarakat atas vaksin juga meningkat. Para dokter dan pakar kesehatan masyarakat di India telah mendesak pemerintah untuk memulai program booster untuk yang kelompok paling rentan seperti yang telah dilakukan banyak negara Barat.

 pandemi Covid-19

Seperti dilansir dari Channel News Asia, respons pihak berwenang malah justru sebaliknya akan berkonsentrasi untuk membuat sebagian besar dari 944 juta orang dewasa India menyelesaikan vaksinasi dua dosis pada Januari sebelum mengalihkan fokus mereka ke ekspansi besar dalam ekspor.

Sejauh ini, sekitar 81 persen orang dewasa India telah menerima setidaknya satu dosis sementara 43 persen memiliki dua dosis. Vaksinasi untuk orang di bawah 18 tahun belum dimulai.

India melaporkan kasus dan angka kematian akibat Covid-19 terbanyak di dunia pada bulan April dan Mei. Berdasarkan laporan survei pemerintah menunjukkan bahwa hampir 70 persen orang India secara alami terinfeksi pada bulan Juli.

Negara ini sejauh ini telah mencatat 34,5 juta infeksi terbanyak setelah Amerika Serikat -dengan lebih dari 465 ribu kematian.

Perusahaan vaksin India seperti Serum Institute of India, yang memproduksi versi berlisensi dari suntikan AstraZeneca dan Novavax mengharapkan pemerintah untuk mengizinkan booster beberapa waktu awal tahun depan.

Negara bagian India memiliki lebih dari 216 juta dosis vaksin dalam persediaan pada Senin (22/11/2021). Produksi vaksin India telah meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak April menjadi sekitar 300 juta dosis per bulan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini