3 Tips Persiapkan Anak Jalani Sunat agar Tak Alami Trauma

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 05:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 481 2506399 3-tips-persiapkan-anak-jalani-sunat-agar-tak-alami-trauma-X3epaNN8as.jpg Ilustrasi. (Foto: Askmen)

MELAKUKAN tindakan sunat pada anak bukan perkara mudah. Orangtua punya tugas besar untuk membujuk agar si kecil mau sunat hingga perawatannya.

Persiapan yang perlu dilakukan orangtua saat anak disunat juga harus dierhatikan. Karena anak tak boleh dipaksa sunat agar tak timbul traumatik.

Pakar Kesehatan dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, ada 3 hal yang harus diingat orangtua saat anaknya ingin sunat. Apa saja?

Siap mental

Menurut dr Reisa, anak dan keluarga harus siap mental, orangtua memberi dukungan kepada anak dengan menemaninya saat tindakan sampai berhati-hati saat perawatan pascasunat.

"Pas sunat harus siap mental, anak dan keluarga baik saat tindakan ataupun saat perawatan pascanya. Persiapan mentalnya luar biasa, bahkan sunat bisa bikin anak traumatik," ujarnya.

Soal waktu

Biasanya saat anak sunat orangtua juga mencari waktu yang tepat. Umumnya saat musim libur sekolah dan ini pun butuh persiapan khusus.

"Soal waktu tentu dicari waktu anak di rumah, biasanya saat libur sekolah, maka harus ada persiapan dan ini bisa didiskusikan bersama. Anak jangan dipaksa dan pilih metdode aman," tambahnya.

Pascatindakan

Pada saat setelah sunat, anak harus kontrol ke dokter. Begitupun orangtua perlu menjaga kebersihan area kemaluan sang anak agar tak timbul infeksi.

"Ketika habis sunat maka harus dijaga bersihnya, ada yang sembuhnya 1-2 minggu, kalau lebih harus hati-hati," ujarnya.

Sayangnya, pada masa recovery ini, menurut dr Reisa, banyak orangtua yang tidak peduli serius peduli dengan kondisi anak.

"Misalnya mengabaikan waktu kontrol dan merawat luka sembarang. Orangtua harus tahu kapan luka dibuka, kalau gak bisa sebaiknya ke dokter," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini