Hore! USG di Puskesmas Kini Ditanggung BPJS Kesehatan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 612 2507135 hore-usg-di-puskesmas-kini-ditanggung-bpjs-kesehatan-zzKqw0mN4E.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KASUS kematian ibu hamil memang masih cukup tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah berusaha meminimalisir dengan menerapkan berbagai prasarana bagi ibu hamil.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemeriksaan kehamilan dengan alat USG akan menjadi layanan primer di Puskesmas. USG ini pun akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang selama ini sulit menjangkau pelayanan USG, dan tentunya berdampak pada kualitas ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Pelayanan USG diharapkan akan membaca status kesehatan dan mendeteksi lebih awal jika ada kemungkinan masalah selama proses kehamilan dan dengan begitu menurunkan risiko kematian ibu hamil.

USG

"Layanan USG ini akan di-cover pembiayaannya oleh BPJS, karena pemeriksaan USG ini menjadi salah satu bagian dari pemeriksaan layanan primer di Puskesmas, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan USG ini," kata Wamenkes saat konferensi pers virtual, Kamis (25/11/2021).

Tidak hanya akan menguntungkan masyarakat, keberadaan alat USG di Puskesmas juga akan meningkatkan kemampuan dokter Puskesmas dalam hal kemampuan mengoperasikan alat USG.

Ini berkaitan dengan syarat Puskesmas menerima alat USG yaitu memastikan dokter Puskesmas mahir mengoperasikan alat USG. Karena itu, Kemenkes pun memberikan layanan pelatihan kepada dokter Puskesmas yang ditargetkan akan ada 10.205 dokter dari 10.205 Puskesmas di 5154 kabupaten/kota sampai 2023 yang akan berkesempatan mendapat pelatihan alat USG.

"Dokter Puskesmas akan memiliki pengalaman lebih baik, termasuk soal pengopoerasian alat USG ini. Sekali lagi, kami pastikan pelayanan USG di Puskesmas akan di-cover BPJS Kesehatan," kata Dante.

Kementerian Kesehatan berencana secara bertahap akan mendistribusikan alat USG sebanyak 447 alat pada tahun ini. Di tahun depan, alat USG akan diperbanyak jumlahnya hingga 4.180 alat USG.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini