447 Alat USG Siap Disebar ke Puskesmas Tahun Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 612 2507174 447-alat-usg-siap-disebar-ke-puskesmas-tahun-ini-GPEHBmPlOp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEMENTERIAN Kesehatan berencana mendistribusikan 447 alat USG ke puskesmas tahun ini. Pasalnya, pemerintah akan menerapkan USG untuk menjadi layanan primer di Puskesmas.

Hal ini dilakukan agar angka kematian ibu hamil yang masih tinggi di Indonesia dapat diturunkan. Puskesmas ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui status kesehatan si ibu dan janin yang dikandungnya.

Memang, saat ini masih banyak kasus kematian ibu hamil karena mereka terlambat mendapat pertolongan, lantaran layanan pemeriksaan USG belum bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat.

USG

"Dengan adanya alat USG di Puskesmas, yang mulai dibagikan kepada 447 Puskesmas di seluruh Indonesia pada tahun ini, diharapkan dapat menurunkan risiko kematian ibu hamil," kata Wamenkes Dante dalam konferensi pers virtual, Kamis (25/11/2021).

Rencananya, di tahun depan Kemenkes akan menambah jumlah persebaran alat USG ke Puskesmas menjadi 4180 alat. "Jadi, Puskesmas sudah bukan lagi pelayanan generik lagi, tetapi sudah lebih advance," terang Wamenkes Dante.

Ia menambahkan, dengan dilakukannya transformasi kesehatan melalui penyediaan alat USG di Puskesmas, yang dilakukan secara bertahap, diharapkan dapat menjamin proses kehamilan seorang ibu berjalan dengan sehat dan lancar. "Pada akhirnya, Indonesia akan memiliki bayi dan ibu yang sehat," katanya.

Dia melanjutkan, program ini akan terus berjalan dan akan terus dilaksanakan secara bertahap terkoordinasi. Lantas, Puskesmas seperti apa yang akan mendapatkan alat USG dari Kemenkes?

Dijelaskan Wamenkes Dante, alat USG akan diberikan kepada Puskesmas yang memang belum memiliki alat USG. Selain itu, Puskesmas yang diprioritaskan menerima alat USG ini adalah yang sudah memiliki tenaga kesehatan terlatih.

"Hingga kini, sudah ada 480 dokter Puskesmas yang telah dilatih penggunaan alat USG. Ada 11 modul yang dilatih, sehingga dokter Puskesmas dapat pakai alat USG secara maksimal," katanya.

"Alat USG-nya gampang karena kami pakai yang portabel sehingga bisa menjangkau daerah-daerah pelosok yang memang sulit menerima alat USG," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini