Arsip Penanganan Covid-19 Bisa Jadi Pembelajaran Generasi Mendatang Hadapi Pandemi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 612 2507489 arsip-penanganan-covid-19-bisa-jadi-pembelajaran-generasi-mendatang-hadapi-pandemi-jXDLHW5Gt2.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERAN dokumentasi yang menjadi arsip nasional di masa pandemi Covid-19 ini menjadi penting. Dunia pun menyoroti cara penyelamatan arsip dalam penanganan Covid-10.

Lewat ajang Southeast Asia Regional Branch of International Council on Archives (SARBICA) International Seminar 22nd General Conference dan 23rd Executive Board Meeting “Safeguarding the Archives: Memory, Pandemic, and Technology”, para pengelola arsip saling bertukar ide dalam penyelamatan arsip. Karena momen ini sangat berkorelasi dengan kondisi yang tengah dihadapi seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Covid-19 di Eropa Meledak, Apakah Vaksin Booster Solusinya?

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini mengatakan, ketiadaan pengetahuan yang memadai dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah mendorong pemerintah untuk melakukan inovasi dan terobosan. Terutama dalam menyusun kebijakan dan pemberian pelayanan kepada masyarakat.

“Rekaman kebijakan dan kegiatan tersebut, sudah seharusnya dikelola dengan cara yang penuh inovasi dan dengan basis teknologi informasi. Cara ini juga bisa menjadi media pembelajaran dan sumber pengetahuan bagi generasi yang akan datang,” terang Rini.

Sementara itu, Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kementerian Luar Negeri, Penny Dewi Herasati mengatakan, ANRI berperan penting dalam mengelola arsip khususnya tentang pandemi Covid-19. Informasi tentang pandemi yang dikumpulkan melalui arsip akan membuka pembicaraan baru yang penting sehingga setiap negara dapat berkontribusi dalam upaya pengendaliannya.

“Ke depan arsip akan menjadi memori kolektif dunia yang bisa dijadikan pembelajaran bagi generasi mendatang.

Sama halnya dengan arsip tsunami yang dibagikan oleh beberapa negara termasuk Indonesia. Oleh karena itu, semua pihak bisa ikut mengumpulkan dan meningkatkan pengelolaan arsip yang lebih baik.

Dalam kesempatan ini, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto menambahkan, penyelamaat kontemporer kini dapat dilihat dari 3 (tiga) perspektif. "Yaituberkaitan dengan peningkatan peran arsip sebagai warisan dokumenter dunia, respons terhadap pandemi, dan pemanfaatan teknologi,” jelas Imam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini