Alami Long Covid Kelelahan Pasca-Covid-19? Begini Cara Mengatasinya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 27 November 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 612 2508308 alami-long-covid-kelelahan-pasca-covid-19-begini-cara-mengatasinya-uGINi19iFe.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DARI beberapa gejala Long Covid yang terjadi pada para penyintas Covid-19, kelelahan atau fatigue menjadi yang paling terjadi. Selain itu, ada sakit kepala, gangguan fokus, rambut rontok dan sesak napas.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr Hikmat Pramukti, Sp.PD, menjelaskan untuk mengatasi kelelahan pasca-Covid-19 sangat diperlukan untuk memperkecil kemungkinan gejala bertahan lebih lama di tubuh. Dokter Hikmat menyarankan, hal pertama yang dapat dilakukan penyintas Covid-19 adalah mencari tahu sumber atau organ mana yang mendasari keluhan ini.

"Apakah akibat gangguan kondisi di jantung, gangguan kondisi paru, gabungan gangguan kondisi keduanya, atau merupakan penurunan kapasitas fungsional tubuh karena infeksi Covid-19 yang berat," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Sabtu (27/11/2021).

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan mendalam mengenai keluhan yang dirasakan, barulah penanganan terhadap kondisi organ yang mendasari dapat dilakukan, sehingga tata laksananya tepat sasaran.

Oleh sebab itu, beberapa penelitian merekomendasikan para penyintas Covid-19 yang sempat dirawat inap di rumah sakit, baik dengan komorbiditas maupun tanpa komorbiditas, untuk melakukan evaluasi seminggu setelah rawat inap.

Pemeriksaan lanjutan ini, ujar dr Hikmat, bertujuan untuk mendeteksi dan segera melakukan tata laksana apabila terdapat komplikasi yang terkait dengan Covid-19. "Sedangkan pada penyintas Covid-19 yang tidak dirawat inap sebelumnya, sebaiknya dilakukan evaluasi gejala setelah 3 minggu pasca sembuh dari Covid-19," terangnya.

Bagi penyintas Covid-19 yang masih merasakan gejala multisistem yang berlangsung lebih dari 12 minggu, dr Hikmat menyarankan untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter sesuai gejala yang dirasakan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini