Share

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Sebut Isu Sustainability Picu Perubahan Tren Konsumen

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 194 2509901 wamenparekraf-angela-tanoesoedibjo-sebut-isu-sustainability-picu-perubahan-tren-konsumen-W3a0PxjHFx.jpg Wamenparekraf (Foto: Ist)

TREN di dunia fesyen memang selalu berubah-ubah. Pergerakan tren di salah satu sektor ekonomi kreatif ini memang sangat dinamis.

Sebagai contoh, saat kondisi pandemi Covid-19 dan isu global warming semakin gencar digaungkan, maka sedikit banyak sudah meningkatkan awareness atau kepedulian masyarakat tentang lingkungan.

 Wamenparekraf

Tidak hanya itu, apalagi saat ini di Indonesia sendiri, generasi muda seperti generasi milenial dan generasi Z dengan usia produktif, menjadi populasi penduduk yang mendominasi saat ini.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Angela Tanoesoedibjo mengatakan, generasi muda saat ini lebih melek pada isu lingkungan. Sehingga terjadi pergeseran tren ke produk-produk ramah lingkungan yang sifatnya sustainability atau berkelanjutan.

“Isu keberlanjutan jadi bagian besar dari perubahan tren konsumen. Studi Nielsen menunjukkan, 73 persen milenial bersedia membayar lebih untuk produk yang etis atau berkelanjutan. Dengan semakin meningkatnya kepedulian kaum muda terhadap masalah sosial, lingkungan, dan budaya, kita perlu menjawab tantangan ini dengan inovasi,” kata Wamenparekraf Angela, yang ditemui dalam gelaran Indonesia Modest Fashion Week World Conference 2021, di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/2021).

Menjawab tantangan adanya pergeseran tren minat konsumen ini, menurut Angela harus dijawab para pelaku sektor industri ekonomi kreatif, termasuk pelaku dunia fesyen modest dengan mengombinasikan berbagai cara.

“Misalnya, kita dapat menggunakan bahan yang ramah lingkungan, memasukkan unsur kearifan dan budaya lokal ke dalam desain-desain produk kita. Serta menerapkan praktik bisnis yang melibatkan pemuda, perempuan, dan penyandang disabilitas,” tambahnya.

Menyadari para pelaku sektor ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri. Angela menegaskan, pemerintah lewat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, akan terus hadir. Bukan cuma mendorong transformasi digital, tapi juga upaya mewujudkan sustainability development goals di industri fesyen.

 Baca juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Menghadiri Modest Fashion Week World Conference 2021

“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus mendukung transformasi digital dan upaya SDGs industri mode, termasuk modest fashion. Dengan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, bersama dengan semua orang di konferensi hari ini. Saya yakin kita akan mempercepat perubahan yang diperlukan untuk memperkuat ekosistem di modest fashion,” tutup Wamenparekraf Angela.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini