Kemenkes Sebut Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Dasar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 481 2509667 kemenkes-sebut-pandemi-covid-19-pengaruhi-imunisasi-dasar-2Ixw82grsj.jpg Vaksin (Foto: Helsana)

PLT Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada program imunisasi di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, program vaksinasi di Indonesia dari tahun ke tahun sudah berjalan bagus. Namun, pada dua tahun ke belakang Indonesia mengalami pandemi Covid-19, sehingga memengaruhi imunisasi terutama pada bayi dan balita serta anak usia sekolah.

 imunisasi dasar

"Cakupan imunisasi rutin untuk imunisasi dasar lengkap telah mengalami penurunan sejak 2020 sampai 2021. Untuk imunisasi dasar lengkap, sampai Oktober 2021 ini baru mencapai 58,4 persen dari target nasional yakni 79,1 persen," kata dr. Maxi, pada acara Temu Media Imunisasi Rutin, Selasa (30/11/2021).

Ia menambahkan, sampai akhir tahun diharapkan target imunisasi pemerintah harus menapai 95 persen. Selain itu, Indonesia juga memiliki gap cakupan imunisasi di antara provinsi. Beberapa provinsi tersebut memiliki cakupan imunisasi yang tinggi di masa pandemi Covid-19.

"Kita perlu apresiasi beberapa provinsi di masa pandemi harusnya menjadi contoh. Misalnya di Banten yang bisa mencapai 78,8 persen. Yang artinya kurang sedikit dari target nasional. Sulawesi Selatan mendekati 78 persen," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa sejumlah provinsi lain seperti Bengkulu, Sumatera Selatan, Bali, Gorontalo, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Timur, Jambi, cakupan imunisasinya berada di atas 60 persen.

 Baca juga: Hadapi Varian Omicron, WHO Keluarkan Rekomendasi Protokol Kesehatan

"Kondisi ini seharusnya menjadi pelajaran bagi provinsi lain, supaya bisa mencapai atau mendekati dari target," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini