Jerawat Jarang Muncul pada Usia 30 ke Atas, Benarkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 611 2509798 jerawat-jarang-muncul-pada-usia-30-ke-atas-benarkah-yhAlyZJPyv.jpg Jerawat (Foto: Healthtap)

JERAWAT merupakan penyakit kulit yang sering terjadi dengan prevalensi global sebesar 9,38 persen. Artinya, hampir semua orang pernah mengalami masalah kulit ini.

Salah satu penyebab jerawat adalah tidak seimbangnya skin microbiome atau mikrobiota yang hidup di kulit wajah. Itu kenapa, masalah jerawat tidak bisa disepelekan dan bahkan dianggap angin lalu karena bisa hilang dengan sendirinya.

Di masyarakat kita bahkan ada anggapan yang mengatakan bahwa jerawat itu hanya masalah para remaja. Ketika sudah memasuki usia 30 tahun ke atas, jerawat sudah akan jarang muncul.

Apakah anggapan tersebut benar dari kacamata kedokteran kulit?

Dermato Venerologist dr Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, menegaskan bahwa anggapan itu keliru. Sebab, prevalensi masalah jerawat jika diambil dari aspek usia, terjadi dari remaja sampai usia bahkan 40 tahun ke atas.

Diterangkan dr Fitria, jerawat itu memengaruhi sekitar 85 persen usia 11-30 tahun. Artinya, sangat besar kemungkinan di usia tersebut mengalami jerawat, terlebih pola hidup tidak sehat dan higienitas menjaga kulitnya sangat rendah.

Lalu, prevalensi jerawat juga dilaporkan pada usia 20-29 tahun sebesar 60 persen pada khusus wanita. "Dan prevalensi jerawat sebesar 26% pada wanita berusia 40 hingga 49 tahun," paparnya dalam webinar La Roche Posay, Selasa (30/11/2021).

 Ayla

Ayla Dimitri, Lifestyle Influencer, bahkan mengungkapkan bahwa dirinya 'breakout' di usia 31 tahun. Sosok yang namanya sudah sangat familiar tersebut benar-benar mematahkan anggapan bahwa jerawat itu bukan masalahnya orang-orang di usia 30 tahun ke atas.

"Sebelum umur 30 tahun, masalah kulit aku itu ada bruntusan atau sesekali jerawat tapi bisa dikendalikan. Nah, masuk usia 31 tahun, boom! langsung banyak jerawat di tempat-tempat yang sebelumnya aku enggak pernah alamin," cerita Ayla.

Ia menjelaskan juga bahwa kondisi jerawatan parah di usia 31 tahun menyadarkan dia bahwa yang namanya mengenali kulit sendiri dan menjaga kesadaran akan kehidupan ini amat penting dan itu menjadi salah satu faktor munculnya jerawat.

"Jerawat aku itu muncul dari akumulasi pola hidup aku sebelumnya. Ya, saat masih muda banyak jajal apapun dan akhirnya itu semua menumpuk hingga akhirnya 'pecah' di usia 31 tahun," katanya.

 Baca juga: 3 Kebiasaan Buruk Ini Dijamin Buat Wajah Lebih Sering Berjerawat

"Sejak saat itu, aku mulai sadari kulit aku lebih jauh, bahkan sampai aku cari tahu sebetulnya jenis kulit aku seperti apa hingga jerawat yang muncul itu efek jamur atau bakteri. Semua aku cari tahu 4 tahun belakangan ini," tambah Ayla.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini