Share

Begini Penampakan 26 Mutasi Protein di Varian Omicron

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 03:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 612 2509846 begini-penampakan-26-mutasi-protein-di-varian-omicron-B60KAxwrZ7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VIRUS Covid-19 memang memiliki banyak mutasi, terbaru adalah B 11529 atau yang biasa disebut varian Omicron. Varian baru yang berasal dari Afrika Selatan itu pun disinyalir telah terdeteksi di sembilan negara.

Negara negara yang diduga telah mendeteksi virus Omicron di antaranya adalah Afrika Selatan, Botswana, Inggris, Hongkong, Australia, Italia, Israel, Belgia, Republik Ceko, Belanda, Jerman, Denmark dan Austria.

Merangkum Indian Times, dibandingkan virus varian lainnya yang masuk dalam daftar Variants of Concern (VoC), Alpha, Beta, Gamma dan Delta. Omicron ini punya mutasi spike novel tertinggi pada mahkota virus corona. Ini termasuk menunjukkan tekanan seleksi yang signifika dan perbedaan antigenik dari strains sebelumnya.

Mutasi Omicron

Nference Labs dalam penjelasannya, menyebutkan Omicron punya 26 mutasi lonjakan yang unik. Sementara selama ini, varian virus Covid lainnya tidak ada yang memiliki lebih dari 10. Penelitian yang dilakukan oleh nference Labs juga memperlihatkan varian Omicron punya kemampuan lebih baik dalam menghindari respon imun dalam tubuh.

Sebagai gambaran, virus omicron dipercaya lebih ganas dibanding varian delta yang juga memiliki tingkat penyebaran yang sangat cepat dibanding virus Covid-19 biasa. Pakar biologi dari Austria bahkan menyebut virus Omicron memiliki 5 lebih menular dibanding delta.

Selain itu, Omicron juga dikhawatirkan mampu menembus imunitas orang yang sudah divaksin Covid-19. Hal ini berangkat dari asumsi bahwa orang pertama yang diduga terinfeksi Omicron di Botswana sudah mendapat vaksin Covid-19.

Sudah banyak negara yang telah menutup pintunya dari para pendatang dari Afrika maupun negara-negara yang sudah terserang oleh virus Omicron. Negara-negara tersebut diantaranya Inggris, Australia, Amerika Serikat, Arab Saudi, Kanada, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Yordania, Maroko, Filipina, Jerman, dan Italia.

Bagaimana dengan Indonesia? Mulai Senin (29/11), Indonesia juga mengikuti negara-negara tersebut untuk menutup sementara bagi kedatangan para pendapat dari sejumlah negara di Afrika. Yakni, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, dan Nigeria. Orang asing yang pernah tinggal selama 14 hari di negara-negara tersebut sebelum masuk Indonesia juga dilarang datang.

Untuk WNI yang datang dari negara-negara tersebut tetap boleh masuk Indonesia, namun harus menjalani karantina selama 14 hari. Sedangkan, bagi WNI atau WNA yang masuk Indonesia dari luar negara di atas diwajibkan menjalani karantika selama 7 hari.

Hingga saat ini, virus tersebut dilaporkan belum masuk Indonesia. Meski begitu, Pemerintah Indonesia sudah melakukan berbagai langkah yang terukur dalam menghadapi โ€˜โ€™serbuanโ€™โ€™ virus Omicron tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini