Lewat Go Digital, Modest Fashion Indonesia Bangkit dan Dikenal hingga Mancanegara

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 194 2510329 lewat-go-digital-modest-fashion-indonesia-bangkit-dan-dikenal-hingga-mancanegara-rYeRBpPzpC.jpg Industri Modest Fashion perlahan bangkit (Foto: Markamarie)

PANDEMI Covid-19 berdampak pada berbagai sektor, termasuk industri fashion. Tak sedikit brand fashion mengalami masa sulit, bahkan tak mampu bertahan saat pandemi. 

Namun, ada beberapa brand yang kemudian mencoba peruntungan dengan mengalihkan produksi busana ke masker. Ya, hitung-hitung menyambung nadi bisnis yang sudah kritis.

Tapi, modest fashion kini mulai bangkit dengan hadir di dunia digital. Ya, konsep 'go digital' menjadi salah satu penyelamat tenggelamnya bisnis modest fashion di pasar mode.

Modest Fashion

Go digital dianggap mampu mempertahankan bisnis di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, #MARKAMARIE sebagai salah satu aggregator modest fashion di Asia coba mengambil kesempatan tersebut untuk membangkitkan gelora pasar modest fashion di masa sulit ini.

Menggandeng Council of Modest Fashion, #MARKAMARIE menggelar event Together(E) - International Virtual Modest Fashion Summit powered by Layanan Syariah LinkAja.

Baca Juga : Vivi Zubedi Pamerkan Kain Sasirangan dan Tenun di Fashion Week Rusia

Modest Fashion

Dijelaskan Franka Soeria selaku Co-founder #Markamarie, event non-profit ini bertujuan untuk mendukung brand dan desainer modest fashion kemudian menghubungkan link yang terputus gegara pandemi, serta menciptakan kolaborasi antar negara di masa yang sulit ini.

"Melalui event ini, #MARKAMARIE berharap para brand yang ikut serta dapat mendapatkan eksposur yang baik sehingga dapat meningkatkan penjualan produknya," kata Franka dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga : Kemenparekraf Gelar Modest Fashion Founders Fund 2021, Wujudkan Indonesia Kiblat Busana Muslim

Franka menuturkan, ada lebih dari 100 brand yang berpartisipasi dalam virtual booth, 30 fashion show, dan 8 talkshow dari total 17 negara dalam 4 hari. Dari event ini, diharapkan para konsumen dapat berkenalan dengan berbagai brand, berinteraksi melalui live chat, dan berbelanja melalui Official Marketplace yaitu Tokopedia.

"Kami tidak membatasi brand-brand apa saja yang bisa terlibat di sini. Kami membuka pintu seluas-luasnya dan kami sangat inklusif, artinya siapa saja bisa ikut berpartisipasi, mau itu brand besar, brand pemula, brand dari daerah, semua bisa ikutan," ujar Franka dengan bangga.

Tak hanya brand lokal yang akan terlibat, diketahui bahwa acara ini juga akan menghadirkan booth dari brand Internasional yang terhubung dengan website dan Instagram brand. Event ini sendiri didukung 30 komunitas dan partner dalam dan luar negeri, sehingga diharapkan tidak hanya akan menarik pengunjung dari dalam negeri, namun juga dari mancanegara.

Modest Fashion

"Modest Fashion itu lebih dari sekadar baju tertutup. Modest Fashion adalah gaya hidup yang percaya bahwa melalui fashion kita juga bisa berbuat baik. Modest Fashion itu inklusif, empowering, pro pada fashion berkelanjutan (sustainable fashion), dan selalu berusaha berkontribusi pada komunitas," papar Franka.

"Kami membangun industri ini bersama-sama dari Indonesia, Turki, UEA, Eropa, Afrika, Rusia, dan CIS. Kami bekerja bersama-sama sehingga membuat modest fashion bisa dikenal secara luas. Kini Modest Fashion telah menjadi tren, saatnya kita mengembalikan nilai-nilai kebaikan ini. Sebaiknya kita tidak melupakan identitas kita," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini