Waspadai Gejala Sepsis yang Bikin Chicco Jerikho Nyaris Meninggal

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 481 2510458 waspadai-gejala-sepsis-yang-bikin-chicco-jerikho-nyaris-meninggal-CWlKatvOjv.jpg Chicco Jerikho (Foto: IG/@chicco.jerikho)

AKTOR Chicco Jerikho berbagi pengalaman kurang mengenakan yang menimpanya. Suami Putri Marino itu sempat divonis penyakit sepsis.

Penyakit tersebut sempat membuat Chicco Jerikho sempat kritis dan terbaring di rumah sakit. Bahkan, aktor ganteng tersebut sampai harus ditangani oleh tiga dokter spesialis. Lantas, apa itu sepsis?

Merangkum dari Mayo Clinic, Rabu (1/12/2021), sepsis adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa seseorang. Kondisi ini terjadi ketika respons tubuh terhadap infeksi merusak jaringannya sendiri. Ketika tubuh melawan infeksi, menyebabkan organ berfungsi dengan buruk dan tidak normal.

Chicco Jerikho

Baca Juga : Hampir Meninggal, Begini Kronologi Chicco Jerikho Berjuang Lawan Sepsis

Sepsis dapat berkembang menjadi septic shock. Kondisi ini menyebabkan penurunan drastis dalam tekanan darah. Jika tidak segera ditangani maka dapat menimbulkan masalah organ yang parah dan bahkan kematian.

Adapun gejala maupun tanda-tanda sepsis, diantaranya:

1. Perubahan status mental.

2. Tekanan darah sistolik kurang dari atau sama dengan 100 mm Hg.

3. Irama pernapasan yang lebih tinggi dari biasanya, atau sama dengan 22 tarikan napas per menit.

Baca Juga : Chicco Jerikho Tiba-Tiba Siapkan Wasiat untuk Putrinya Surinala, Ada Apa?

Jika kondisi ini sudah berada di tahap lebih lanjut atau septic shock, maka dapat memunculkan gejala dan tanda-tanda seperti:

1. Kebutuhan obat untuk mempertahankan tekanan darah sistolik lebih besar dari atau sama dengan 65 mm Hg.

2. Tingginya kadar asam laktat dalam darah (serum laktat). Memiliki terlalu banyak asam laktat dalam darah, artinya sel-sel tubuh manusia tidak dapat menggunakan oksigen dengan benar.

Sepsis paling sering terjadi pada orang yang dirawat di rumah sakit atau yang baru saja mendapatkan perawatan di rumah sakit. Orang-orang yang berada di unit perawatan intensif lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi yang dapat menyebabkan sepsis. Sebab, infeksi apapun berpotensi dapat menyebabkan sepsis.

Adapun infeksi yang lebih sering menyebabkan sepsis, diantaranya:

1. Infeksi pada paru-paru, seperti pneumonia.

2. Infeksi ginjal seperti kandung kemih dan bagian lain dari sistem kemih

3. Infeksi sistem pencernaan

4. Infeksi aliran darah (bakteremia)

5. Bekas kateter

6. Luka atau luka bakar.

Sementara itu terdapat beberapa faktor lain yang berpotensi meningkatkan risiko sepsis, antara lain:

1. Usia yang lebih tua

2. Masa bayi

3. Sistem kekebalan tubuh terganggu

4. Diabetes

5. Penyakit ginjal atau hati kronis

6. Masuk ke unit perawatan intensif atau rawat inap lebih lama

7. Perangkat invasif, seperti kateter intravena atau tabung pernapasan

8. Penggunaan antibiotik atau kortikosteroid

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini