Beredar Isu Varian Omicron Disebut Sudah Ada sejak Juli 2021, Ini Faktanya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 481 2510769 beredar-isu-varian-omicron-disebut-sudah-ada-sejak-juli-2021-ini-faktanya-mVOWWyT43W.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

VARIAN Omicron menimbulkan kecemasan masyarakat global. Sehubungan dengan itu, mulai beredar isu-isu di media sosial terkait Omicron

Salah satunya unggahan yang menilai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keliru terkait dengan pengumuman Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529). Dijelaskan dalam kabar tersebut bahwa varian yang masuk dalam kategori Varian of Concern (COC) ini sebenarnya sudah ada sejak Juli 2021.

Cek Fakta

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa informasi ini bersumber dari laporan situs World Economic Forum (WEF) dalam salah satu artikelnya. Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (2/11/2021), faktanya informasi yang beredar tersebut salah atau hoax.

Artikel WEF berjudul ‘Explainer: This is how scientists detect new variants of COVID-19' memang dipublikasikan pada 12 Juli 2021 dan varian B.1.1.529 pun muncul dalam artikel tersebut. Namun, pada awal artikel ada keterangan yang menyebut bahwa tulisan tersebut terakhir disunting pada 26 November 2021.

Cek Fakta

Baca Juga : Dokter Reisa Jelaskan Asal Usul Munculnya Varian Omicron

Dari data tersebut diketahui keterangan soal varian B.1.1.529 dalam artikel WEF itu baru dimunculkan pada 26 November 2021. Sebelumnya Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 sekaligus Duta Perubahan Perilaku, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa varian Omicron pertama kali ditemukan pada 24 November 2021.

Baca Juga : Apakah Infeksi Omicron Lebih Parah?

Penemuan tersebut dilaporkan oleh para ilmuwan Afrika Selatan sebagai virus Corona baru dengan jumlah mutasi yang lebih tinggi daripada yang ditemukan pada varian lain. Dua hari kemudian atau tepatnya pada 26 November 2021, WHO menyatakan bahwa varian baru ini dijuluki Omicron dan masuk ke dalam kategori VOC.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini