Studi Sebut Efek Vape Bisa Bikin Mr P Loyo, Waduh!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 481 2510807 studi-sebut-efek-vape-bisa-bikin-mr-p-loyo-waduh-on4eyMzqQt.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

VAPE bisa dibilang semakin menjadi tren, bahkan sudah seperti bagian dari gaya hidup. Meski sedang ngetren, tampaknya ada alasan yang akan membuat Anda berpikir berkali-kali sebelum menghisap vape, terutama pria.  

Hasil studi dalam American Journal of Preventive Medicine menyebut, pria yang mengisap vape memiliki risiko alami disfungsi ereksi atau ketidakmampuan Mr P untuk ereksi.  

Di laporan studi itu diterangkan lebih lengkap bahwa ada korelasi yang nyata antara pria yang mengisap vape atau rokok elektrik dengan impotensi. Bahkan, angkanya dikatakan pria pengguna vape dua kali lebih mungkin alami disfungsi ereksi dibandingkan yang tidak mengisap vape.

Vape

Studi ini dilakukan oleh dokter di Fakultas Kedokteran Universitas New York dan Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins. Bahkan, hasil studi melibatkan data yang dikumpulkan dari Studi Penilaian Populasi Tembakau dan Kesehatan (PATH).

Baca Juga : Studi Menemukan Rokok dan Vape Sama-Sama Tak Baik bagi Kesehatan Tubuh

Dari 13.711 peserta yang dilibatkan, sekitar 1.920 atau 14 persen mengatakan, mereka saat ini menggunakan produk tembakau selain rokok. Sekitar setengah dari keseluruhan peserta mengaku adalah mantan perokok, sementara 2.880 atau 21 persen masih berstatus perokok aktif.

Baca Juga : Generasi Muda Pengguna Vape dan Rokok 7 Kali Berisiko Terinfeksi Covid-19

Data didapati bahwa dibandingkan dengan pria yang tak pernah mengisap vape, pria pengguna vape 2,2 kali lipat lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi.

"Analisis kami memperhitungkan riwayat merokok, termasuk yang tidak pernah merokok sejak awal. Jadi, ada kemungkinan bahwa merokok vape setiap hari dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi yang lebih besar," kata penulis utama studi, dr Omar El Shahawy, dikutip MNC Portal dari New York Post, Kamis (2/12/2021).

Para peneliti juga melihat ada peran faktor kardiovaskular yang memang dimiliki perokok dalam peningkatan risiko disfungsi ereksi pada penghisap vape. Dari total peserta studi, ada 11.207 yang sudah punya riwayat kardiovaskular dan 5,5 persen dari mereka mengalami disfungsi ereksi.

"Mengingat bahwa banyak orang mengandalkan vape saat ini sebagai alternatif merokok, kami memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara produk vaping dengan risiko disfungsi ereksi. Dengan begitu akan lebih jelas kaitan di antara keduanya," tambah dr El Shahawy.

"Temuan kami ini juga menggarisbawahi perlunya mempelajari pola penggunaan rokok elektrik yang relatif lebih aman daripada rokok konvensional," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini