Epidemiolog Prediksi Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 481 2511552 epidemiolog-prediksi-varian-omicron-sudah-masuk-indonesia-Ro1yROHMf1.jpg Aktivitas penerbangan aktif (Foto: Twisted food)

VARIAN Omicron telah menyebar ke sejumlah negara. Varian yang pertama kali ditemukan oleh para peneliti Afrika Selatan ini telah menyebar ke sejumlah negara diantaranya Singapura dan Malaysia.

Lantas apakah Omicron sudah masuk juga ke Indonesia?

Dalam sesi jumpa pers dengan wartawan, Jumat (3/12/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memastikan bahwa saat ini varian Omicron belum masuk ke Indonesia. Sebab belum ditemukan kasus yang terjadi akibat varian tersebut.

 Omicron

Meski demikian, Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman memiliki pemikiran yang berbeda. Menurutnya varian Omicron ini berpotensi sangat besar untuk menular dan kemungkinan sudah ada di Indonesia. Ia pun menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

"Karena Indonesia bukan negara yang mengisolir atau menutup diri. Sebab aktivitas penerbangan Indonesia kita aktif termasuk yang ada kaitan dengan penerbangan dari atau secara langsung atau tidak langsung dari Afrika atau dari hub hub yang berkaitan dengan penerbangan Afrika," kata Dicky, saat dihubungi MNC Portal, Jumat (3/12/2021).

Ini artinya potensi masuknya varian Omicron sangat mungkin, bahkan sebelum pemberlakuan pembatasan diterapkan pada 11 negara yang ditunjuk pemerintah. Kemudian di sisi lain skrining perbatasan di Indonesia juga bukan yang termasuk ketat, sebab masa karantina kurang dari 7 hari.

 Baca juga: WHO Sebut Omicron Lebih Menular, Tapi Lebih Jinak dari Varian Delta

"Nah ini yang membuat potensi itu akan membesar. Selain itu Indonesia memiliki kapasitas surveillance genomic yang rendah. Sekira di 0,2 persen per total Kasus yang di sekuensing ataupun 0,6 persen data terakhir per 100 kasus terkonfirmasi, yang artinya masih belum ideal dan memadai," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini