Cegah Varian Omicron, Dokter Tekankan Pentingnya Karantina dan Prokes Ketat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 481 2511814 cegah-varian-omicron-dokter-tekankan-pentingnya-karantina-dan-prokes-ketat-G3vPhUqG3j.jpg Ilustrasi cegah masuknya covid-19 varian omicron. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

COVID-19 varian omicron dilaporkan telah menyebar secara luas. Sejumlah negara pun diimbau melakukan pencegahan secara ketat. Salah satunya diterapkan Indonesia.

Guna mencegah masuknya varian omicron, pemerintah kembali memperketat sistem karantina bagi orang-orang yang masuk ke Indonesia. Warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) tanpa riwayat perjalanan atau tinggal dari 11 negara wajib dikarantina 10 hari.

Baca juga: Cegah Persebaran Varian Omicron, WHO: Percepat Vaksinasi Dosis Lengkap 

Ilustrasi covid-19 varian omicron.

WNA dengan riwayat perjalanan atau tinggal dari 11 negara tersebut dilarang masuk. Sementara WNI dengan riwayat perjalanan atau tinggal dari 11 negara wajib karantina selama 14 hari.

Adapun ke-11 negara yang dimaksud adalah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Zimbabwe, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

Baca juga: Epidemiolog Jelaskan Penyebab Varian Omicron Bisa Tak Terdeteksi Antigen 

Dirangkum dari unggahan akun Instagram @dr.fajriaddai, Sabtu (4/12/2021), pakar kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i mengapresiasi keputusan yang diambil pemerintah. Namun, ia menekankan bahwa hal terpenting adalah implementasi dari kebijakan tersebut.

"Waktu karantina adalah hal yang paling utama. Contoh saja, varian delta yang waktu infeksinya bisa mencapai >10 hari. Saat ini kita menunggu data varian omicron," kata dr Fajri dalam unggahannya.

Saat ini varian omicron telah menyebar ke beberapa negara di dunia. Berdasarkan data GISAID, per 2 Desember 2021, Inggris Raya melaporkan adanya 32 kasus, Hong Kong 8 kasus, dan Afrika Selatan 183 kasus.

"Dilematis memang melarang keluar masuk ke negara-negara yang telah jujur melaporkan kasus. Sebab, karantina dan prokes adalah hal yang sangat penting," tuntasnya.

Baca juga: Epidemiolog Sebut Varian Omicron Masuk Indonesia Tinggal Tunggu Waktu, Ini Sebabnya! 

Info grafis varian omicron covid-19. (Foto: Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini