Terdeteksi di 38 Negara, WHO Sebut Belum Ada Kematian Akibat Varian Omicron

Siska Permata Sari, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 481 2512223 terdeteksi-di-38-negara-who-sebut-belum-ada-kematian-akibat-varian-omicron-n7N3sCqY7Z.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

PENYEBARAN varian Omicron kini menjadi perhatian serius di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa varian Covid-19 yang satu ini dikabarkan telah terdeteksi di 38 negara.

Namun, kabar baiknya, sejauh ini WHO belum menemukan kasus kematian akibat varian omicron. Hal tersebut diungkapkan juru bicara WHO Christian Lindmeier.

Omicron

“Kami belum melihat laporan kematian terkait omicron," kata Lindmeier seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga : WHO: Varian Omicron Bisa Lebih Dominan dari Delta

Juru bicara WHO mengatakan, dunia perlu melindungi diri juga dari varian yang sudah ada dan terbukti cepat menyebar seperti Delta. Sebab seperti diketahui, sejak Covid-19 pertama kali ditemukan hampir dua tahun lalu, WHO telah mengkonfirmasi hampir 263 juta kasus dan lebih dari 5,22 juta kematian secara global.

Baca Juga : Cegah Varian Omicron, Dokter Tekankan Pentingnya Karantina dan Prokes Ketat

Meski belum ada kasus kematian yang ditemukan akibat varian omicron, Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengingatkan untuk tetap waspada dan tidak perlu panik berlebihan.

“Seberapa khawatir kita seharusnya? Kita harus siap dan hati-hati, jangan panik, karena situasi kita berbeda dengan tahun lalu,” ungkap Swaminathan dikutip dari Al-Jazeera.

Sebagai informasi, varian omicron atau B.1.1.529 diketahui pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Kini, varian tersebut telah terdeteksi di 38 negara. Beberapa di antaranya Kanada, Austria, Belgia, Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Skotlandia, Botswana, Israel, Australia, dan Hong Kong.

Negara-negara tetangga di Asia seperti Malaysia, Singapura, India, Korea Selatan, dan Jepang juga telah mendeteksi adanya kasus positif Covid-19 dengan varian omicron.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini