Waspada KRL Penuh Covid-19 Mudah Menyebar, Kenali 6 Tips Selamat di Kereta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 612 2512608 waspada-krl-penuh-covid-19-mudah-menyebar-kenali-6-tips-selamat-di-kereta-qRIuNwd9Tr.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

TRANSPORTASI umum memang menjadi salah satu tempat yang rawan bagi virus Covid-19 menyebar. Pasalnya, angkutan umum memang sangat padat dengan orang salah satunya adalah di rel listrik (KRL)

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai saat ini penerapan protokol kesehatan juga sudah mulai melonggar. Hal ini dibuktikan dengan kondisi kereta rel listrik (KRL) yang penuh sesak dengan penumpang.

Penumpang yang naik KRL tampak saling berdempetan dan sama sekali tidak memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak. Tentunya situasi ini sangat memungkinkan untuk terjadinya risiko penularan Covid-19.

"Operator angkutan umum harus memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang. Karena angkutan umum merupakan layanan penting untuk memberikan mobilitas, juga di masa pandemi," terang Dicky, kepada MNC Portal, Senin (6/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut Dicky juga menjelaskan beberapa strategi yang harus diperhatikan operator, maupun penumpang angkutan umum.

KRL

Strategi operator:

1. Layanan tiket online (cegah antrian). Skrining suhu dan peduli lindungi (untuk kasus kontak) di pintu masuk stasiun.

2. Adanya pembatasan jumlah penumpang pada tiap gerbong atau bus yakni 80 persen dari kapasitas.

3. Menambah armada atau jam operasi.

4. Menambah jumlah pilihan moda transportasi.

5. Menjaga kuantitas kualitas ventilasi & sirkulasi. Misalnya kereta di Jepang membuka jendela sedikit untuk membantu sirkulasi.

6. Desinfeksi rutin mesin tiket, pegangan tangan, kenop pintu, dan lainnya.

Strategi penumpang:

1. Minimalisir risiko utama berbagi tempat dalam ruang tertutup, karena partikel virus corona bertahan lama di udara tertutup.

2. Jika cukup dekat untuk mencium bau mulut seseorang di transportasi umum, maka seseorang juga berpotensi menghirup virus apa pun yang dibawa bersamanya.

3. Mengenakan masker dapat mengurangi risiko, seperti halnya menjaga jendela tetap terbuka untuk mendorong aliran udara.

4. Gunakan masker yang benar dan tepat. Rapat menutup hidung mulut.

5. Hindari ngobrol atau berbicara dalam bus maupun kereta.

6. Hindari menggunakan HP dalam bus dan kereta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini