Share

Ibunda Novia Widyasari Minta Netizen Tak Membesar-besarkan Kematian Anaknya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 612 2512612 ibunda-novia-widyasari-minta-netizen-tak-membesar-besarkan-kematian-anaknya-jIFDWEpSlF.jpg Ilustrasi sedih banget (Foto: Pinterest)

IBUNDA Novia Widyasari, FZ, meminta maaf kepada publik atas pemberitaan putrinya yang menyita perhatian. Perempuan berusia 50 tahun itu pun berharap agar kematian Novia tak dibesar-besarkan.

"Mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian dan berita yang beredar, karena ini musibah keluarga dan saya tidak ingin membesar-besarkannya. Saya mohon maaf supaya ini tidak dibesar-besarkan di Twitter atau manapun," kata FZ pada awak media, belum lama ini.

 ilustrasi depresi

Di kesempatan tersebut, FZ coba menjelaskan beberapa hal terkait dengan Novia Widyasari sebelum meninggal dunia. Ia juga membenarkan bahwa putrinya sempat depresi sebelum bunuh diri.

Berdasar pengakuan FZ, Novia pada 29 November sempat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Mojokerto untuk mendapat penanganan psikiater terkait depresi yang dialaminya. Novia sudah sangat tertekan sejak saat itu.

Dari pemeriksaan, Novia dinyatakan stres dan depresi. Diagnosa tersebut mengharuskan Novia mengonsumsi obat untuk menurunkan tingkat depresi dan stresnya.

Sebelumnya, FZ juga tidak mengizinkan kepada pihak-pihak yang mau mengautopsi jasad putrinya. Menurutnya, Novia Widyasari meninggal dunia tanpa ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya saat ditemukan meninggal dunia di samping makam ayahnya.

"Saya tidak izinkan diautopsi atau dilakukan tindakan lain. Mohon maaf atas segala yang meresahkan, saya mohon maaf," terang FZ.

Ia pun berharap kepada semua masyarakat yang mengenal Novia secara pribadi ataupun tidak mau memaafkan kesalahan putrinya itu. "Saya mohon maaf atas semua kesalahan anak saya dan seluruhnya yang pernah mengenal anak saya. Kesalahan anak saya mohon dimaafkan," tambahnya.

Sebelumnya, kasus Novia Widyasari ini viral di media sosial. Ia adalah mahasiswi Universitas Brawijaya Malang yang ditemukan meninggal dunia di makam Desa Sooko, Mojokerto, pada Kamis (2/12) sore. Korban diduga bunuh diri dengan meminum racun sianida.

Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI pun menggema di Twitter sejak Sabtu (4/12). Ini berkaitan dengan latar belakang alasan bunuh diri Novia yang dikabarkan diberi pil tidur lalu dihamili kekasihnya, Bripda Randy Bagus yang merupakan anggota kepolisian di Polres Mojokerto, yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

 Baca juga: Kasus Aborsi Novia Widyasari, Bripda Randy Jadi Tersangka dan Ditahan 20 Hari

Setelah hamil Novia dipaksa menggugurkan kandungan, baik oleh Randy maupun keluarga Randy.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini