Share

Ada Varian Omicron, Pemerintah Masih Fokus Hadapi Nataru sebelum Umroh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 612 2512798 ada-varian-omicron-pemerintah-masih-fokus-hadapi-nataru-sebelum-umroh-06nMVYa0wW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VARIAN omicron telah menyebabkan sejumlah negara menutup perbatasan mereka dan melarang wisatawan asing untuk masuk. Memang, varian omicron menjadi salah satu varian yang paling ditakuti, tidak heran jika banyak negara yang mengambil langkah ekstrem.

Tentunya kondisi ini membuat para jemaah yang hendak berangkat umroh menjadi khawatir dengan masa depan nasib mereka. Memang, Indonesia telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Arab Saudi agar dapat kembali melakukan ibadah ke Tanah Suci. Tapi, bukan tidak mungkin Arab Saudi menutup perbatasan mereka jika memang kasus Covid-19 meningkat.

Dalam keterangan pers Evaluasi PPKM, Senin (6/12/2021) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan saat ini pemerintah masih melihat dan menyambut baik keputusan Arab Saudi.

"Arab Saudi sudah menerima Sinovac untuk melakukan umroh, dan masih diberlakukan adanya karantina," kata Menko Airlangga dalam penjelasannya.

Meski demikian, saat ini pemerintah belum fokus untuk memikirkan tentang penyelenggaraan umroh. Sebab sebentar lagi Indonesia akan menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berpotensi meningkatkan lonjakan kasus Covid-19. Kondisi tersebut juga semakin diperparah dengan hadirnya varian baru Omicron.

"Saat ini pemerintah masih berkonsterasi pada Nataru dulu. Agar mudah-mudahan Nataru bisa dikendalikan lebih baik baru sesudah itu kita bisa melihat kapan akan dibuka untuk kegiatan umroh," tambahnya.

Dia menambahkan, berbagai negara khawatir terkait kasus Omicron, maka pemerintah Indonesia akan melakukan karantina selama 10 hari. Tentunya kondisi ini akan menjadi pertimbangkan pemerintah untuk membuka kembali kegiatan umroh.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini