5 Penyebab Rambut Rontok, Salah Satunya karena Diet Ekstrem

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 611 2513197 5-penyebab-rambut-rontok-salah-satunya-karena-diet-ekstrem-iLIQa5T3S6.jpg Rambut Rontok. (Foto: Highend)

RAMBUT rontok memang membuat kekhawatiran baik bagi pria maupun wanita. Memang, rambut rontok merupakan hal yang wajar, rata-rata orang dewasa akan mengalami 100,000 hingga 150,000 helai rambut, dan sampai sekitar 50-100 helai akan rontok setiap harinya.

Tapi, ketika rambut rontok lebih dari jumlah tersebut maka bisa membuat kebotakan dini. Penyebab paling umum kerontokan rambut adalah kondisi turun-temurun yang disebut alopecia androgenik.

Melansir dari hindustantimes, kondisi ini muncul seiring dengan penuaan. Selain itu ada juga beberapa kemungkinan lain yang menyebabkan rambut kamu rontok. Agar kamu bisa menangani masalah kerontokan rambut dengan tepat, lebih baik perhatikan dulu beberapa alasan di balik rambut rontok.

Rambut Rontok

Diet Ekstrem

Ketika kamu memutuskan untuk diet ketat demi menurunkan berat badan, kamu dapat kehilangan nutrisi tertentu. Tidak menutup kemungkinan rambutmu juga akan 'hilang' alias mulai rontok.

"Diet ekstrem dan kekurangan protein, vitamin, zat besi, dll. dapat menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan. Diet mode baru yang muncul setiap hari terkadang membuat Anda kehilangan nutrisi penting dan sangat mendasar yang diperlukan untuk kelancaran fungsi sistem Anda," kata ahli kosmetik Dr. Shilpi Behl, dikutip dari Hindustantimes.

Selain itu, menurut Rinky Kapoor, Konsultan Dermatologist, Cosmetic Dermatologist & Dermato-Surgeon , kekurangan vitamin A, B12, D, C dan elemen lain seperti, zinc , zat besi, protein menyebabkan kekurangan nutrisi pada folikel rambut, sehingga dapat membuat bagian tersebut melemah dan menyebabkan rambut menipis serta rontok.

Infeksi Pada Kulit Kepala

Menurut dr. Neeraj Sahni , infeksi akan terjadi saat bakteri, ragi, atau jamur tumbuh berlebihan dan menyerang folikel rambut. Hal ini bisa menimbulkan benjolan nanah, kemerahan, dan seperti bersisik. Sang dokter mengatakan sebagian besar infeksi kulit kepala dapat disembuhkan dengan antibiotik atau obat antijamur yang tepat.

Perawatan Rambut Berlebihan

Menata rambut memang tidak ada salahnya, tetapi jika berlebihan risiko rambut rontok akan menantimu. Melansir dari hindustantime, dr. Behl menjelaskan bahwa penataan rambut dengan panas dan perawatan kimia yang berlebihan adalah alasan utama untuk jenis kerontokan rambut yang disebut traction alopecia.

Ketidakseimbangan Hormon

Kerontokan rambut bisa juga disebabkan oleh beberapa kondisi antara lain diabetes, obesitas, menopause, dan bahkan masalah jantung.

Obat-Obatan Tertentu

Pengonsumsian obat-obatan tertentu ternyata bisa juga menjadi alasan dibalik rambut rontok. Seperti misalnya pengencer darah, antidepresan, obat penurun kolesterol, dan lain-lain.

Untuk mengetahui lebih pasti penyebab dari kerontokan rambut yang kamu alami, ada baiknya kamu konsultasikan ke dokter, jangan menyimpulkan sendiri. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mengetahui perawatan yang tepat untuk masalah rambutmu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini