Pengobatan Baru untuk Tingkatkan Harapan Hidup Penderita Kanker Paru

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 481 2513882 pengobatan-baru-untuk-tingkatkan-harapan-hidup-penderita-kanker-paru-l56gnHlwmB.jpg Kanker paru (Foto: Web MD)

GLOBAL Burden of Cancer Study memaparkan bahwa kasus dan kematian karena kanker di Indonesia meningkat hingga 8,8 persen.

Kanker paru menjadi salah satu dari tiga jenis kanker yang paling umum diderita oleh pasien di Indonesia. Selanjutnya kasus kanker lainnya didominasi oleh kanker payudara dan serviks.

 kanker paru

Pada 2020, terdapat 34.783 kasus kanker paru, dengan angka kematian yang meningkat hingga 18 persen dibandingkan 2018.

Ternyata Covid-19 pun turut menambah risiko bagi pasien kanker paru. Sebab, virus tersebut dapat memperburuk kondisi pasien. Sementara sel kanker yang berkembang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi virus.

Secara umum, kanker merupakan penyakit yang dapat tumbuh, bermutasi dan menyebar, serta memberikan respons yang beragam terhadap perawatan yang dilakukan. Oleh karena itu, hingga saat ini pun belum ada satu obat tunggal untuk mengobati kanker. Namun, upaya keras para peneliti dalam beberapa dekade terakhir telah menghasilkan metode-metode pencegahan, diagnosis dan perawatan yang lebih baik.

Medical Oncologist di Parkway Cancer Centre (PCC), Singapore, dr. Chin Tan Min mengatakan, pada mulanya kemoterapi merupakan solusi pengobatan bagi pasien kanker stadium lanjut. Tetapi dalam tiga dekade terakhir, berbagai perawatan baru telah berkembang untuk mengobati penyakit kanker.

“Perawatan baru yang dilengkapi dengan pendekatan holistik dan telah berkembang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, dengan efek samping seminimal mungkin,” kata dr. Chin dalam virtual media briefing, ‘Meningkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Paru’, Rabu (8/11/2021).

Lebih lanjut, dr. Chin menjelaskan, bukan berarti pengobatan dengan kemoterapi sudah ketinggalan jaman. Sebab, kemoterapi dapat digunakan secara tunggal maupun dikombinasikan dengan terapi target atau imunoterapi, untuk mendapatkan hasil klinis yang optimal

 Baca juga: Ini Deretan Orang Berisiko Kanker Paru, Segera Deteksi Dini!

“Mengingat pentingnya pendekatan holistik dalam perawatan kanker, kini pengobatan kanker hadir dengan perawatan kanker komprehensif, yang ditangani oleh tim medis multidisiplin berpengalaman, dilengkapi dengan teknologi modern dan terapi inovatif yang sudah terbukti efektivitasnya. Mulai dari skrining kanker, diagnosis, pengobatan hingga perawatan paliatif,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini