Varian Omicron Sudah Ada di 57 Negara, Pasien di Rumah Sakit Diperkirakan Meningkat

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 481 2514455 varian-omicron-sudah-ada-di-57-negara-pasien-di-rumah-sakit-diperkirakan-meningkat-i5RAP5sHf0.jpg Varian omicron (Foto: Antara)

PENYEBARAN varian omicron tengah menjadi kewaspadaan dunia yang terus meluas. Sebab varian ini kian menyebar ke berbagai negara.

Dilasir dari Reuters, Kamis (9/12/2021) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Rabu 8 Desember kemarin mengumumkan secara resmi bahwa varian Omicron telah dilaporkan ada di setidaknya 57 negara di dunia, yang membuat tingkat keterisian rumah sakit dengan rawat inap akan meningkat.

Omicron

Dalam laporan epidemiologi mingguannya, WHO mengatakan masih lebih banyak data yang diperlukan untuk menilai tingkat keparahan penyakit yang disebabkan oleh varian Omicron dan apakah mutasinya bisa mengurangi perlindungan dari kekebalan yang dihasilkan dari vaksin Covid-19.

Mengacu pada risiko infeksi ulang (reinfeksi), WHO menilai memang berdasarkan analisis awal mutasi yang ada dalam varian Omicron bisa mengurangi aktivitas penetralan antibodi yang mengakibatkan berkurangnya perlindungan dari kekebalan alami. Tapi, untuk memvalidasi analisa tersebut WHO menyebutkan masih lebih banyak data yang dibutuhkan.

"Perlu lebih banyak data untuk menilai apakah mutasi yang ada pada varian Omicron dapat mengakibatkan berkurangnya perlindungan dari kekebalan yang diturunkan dari vaksin dan data tentang efektivitas vaksin, termasuk penggunaan dosis vaksinasi tambahan," bunyi keterangan WHO.

WHO menyebutkan, bahkan jika tingkat keparahan Omicron ini sama atau bahkan berpotensi lebih rendah daripada varian Delta, diprediksikan tingkat keterisian rumah sakit akibat rawat inap akan meningkat jika lebih banyak orang terinfeksi dan akan ada jeda waktu antara peningkatan kejadian kasus dan peningkatan kasus kematian.

Sementara itu, kasus positif terkonfirmasi di Afrika Selatan sendiri dilaporkan meningkat dua kali lipat pada pekan per tanggal 5 Desember ini, dengan lebih menjadi 62.000 kasus dan lonjakan sangat besar tercatat di Eswatini, Zimbabwe, Mozambique, Namibia dan Lesotho.

 Baca juga: Ada 4 Kasus Omicron di Bekasi, Satgas Covid-19 Sebut Hanya Kesalahpahaman

Untuk diketahui per 24 November varian Omicron dilaporkan dari Afrika Selatan kepada WHO, dan langsung dua hari kemudian, Jumat 26 November 2021 dinyatakan WHO masuk sebagai varian of concern (VoC) alias varian yang patut diwaspadai, bersama dengan empat varian lainnya. Alpha, Beta, Gamma, dan Delta.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini