Varian Omicron Tingkatkan Risiko Reinfeksi Lebih Tinggi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 481 2514507 varian-omicron-tingkatkan-risiko-reinfeksi-lebih-tinggi-lMiAeAwf3J.jpg Varian omicron (Foto: Pukmedia)

VARIAN Omicron terus menyebar ke berbagai negara di dunia. Hingga 9 Desember 2021 pukul 13.50 WIB, varian Omicron telah terdeteksi di 60 negara. Berdasarkan data, varian Omicron menyebabkan peningkatan kasus harian di Afrika Selatan, yang berarti virus ini menyebar dengan sangat cepat.

Merangkum dari laman Instagram resmi Satgas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku, @satgasperubahanperilaku, Kamis (9/12/2021), menjelaskan sampai saat ini belum diketahui asal muasal dan juga pasien pertama dari varian Omicron.

 pandemi Covid-19

Satu penelitian menunjukkan adanya dugaan bahwa Omicron mengambil potongan materi genetik dan virus lain termasuk virus penyebab flu biasa. Rekombinasi virus (Gabungan antara SARS-CoV-2 dan virus corona penyebab flu biasa) dapat terjadi pada pasien yang terinfeksi dua virus tersebut bersamaan atau disebut koinfeksi.

Berdasarkan data dari Ourworldindata, grafik kasus Covid-19 di Afrika Selatan pada 7 Desember 2021 dari awalnya hanya ada ratusan kasus, kini melonjak hingga lebih dari 10 ribu kasus harian. Namun angka kematian harian cenderung tetap.

Bisa disimpulkan bahwa varian Omicron meningkatkan risiko reinfeksi lebih tinggi dibandingkan varian lainnya. Studi di Afrika Selatan menemukan bahwa varian Omicron jauh lebih mungkin daripada varian Delta menginfeksi kembali orang yang sebelumnya telah terinfeksi varian Beta.

Meski demikian masyarakat diimbau untuk tidak panik dan khawatir berlebihan akan ancaman varian Omicron. Masyarakat bisa melakukan langkah efektif untuk mencegah penularan Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M dan pecegahan, diantaranya:

1. Memakai masker.

2. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

3. Mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer.

4. Hindari ruangan dengan ventilasi buruk.

5. Menerapkan etika batuk dan bersin.

Baca juga: 40 Penumpang dari Luar Negeri Positif Covid-19 di Bandara Soetta

6. Mengikuti program vaksinasi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini