76% Siswa Tak Suka Belajar Online, Ini 4 Tips Semangati Anak

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 03:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 612 2514139 76-siswa-tak-suka-belajar-online-ini-4-tips-semangati-anak-ZKArvNZKXn.jpeg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

BELAJAR online masih harus dilakukan selama pandemi Covid-19 belum berlalu. Namun orangtua sering merasa pusing saat mendampingi anak belajar dan membutuhkan solusi.

Selama belajar online, tak sedikit anak mengaku kesulitan untuk menyerap berbagai materi yang diberikan oleh guru dan beberapa tantangan lainnya. Hal ini juga terbukti dari sebuah survei yang dilakukan oleh KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) tahun lalu menunjukkan bahwa sekira 76,7% siswa mengaku tidak senang dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan 81,8% mengaku proses tersebut menekankan pada pemberian tugas, bukan pada diskusi.

Psikolog anak dan remaja dari PION Clinician Katarina Ira Puspita menuturkan, sistem pembelajaran jarak jauh punya struktur yang kurang jelas dibandingkan di kelas formal. Tidak semua keluarga punya area belajar khusus, sehingga anak bisa belajar di mana saja dan sulit menghindari distraksi dari lingkungan sekitar.

"Hal ini akan mempengaruhi fokus dan konsentrasi serta performa belajar anakโ€, ujarnya lewat keterangan tertulis.

Di samping itu, anak sulit untuk bertanya langsung jika ada hal yang kurang dipahami. Sebab, tidak semua orangtua bisa mendampingi saat mereka belajar.

"Terlebih lagi, sekolah seringkali jadi identik dengan tugas sehingga anak lebih jenuh dan tidak termotivasi," imbuhnya.

Maka itu, orangtua butuh solusi yang memudahkan anak saat menemani mereka saat belajar online. Apa saja ya?

Baca Juga:ย Belajar Online Membuat Anak Rentan Stres, Ini Kata Psikolog

Buat suasana menjadi fun

ย belajar online

Belajar untuk mencapai target orangtua atau sekolah memang tidak salah, namun motivasi eksternal seperti itu akan lekas bosan begitu target tersebut tercapai. Sehingga, dibutuhkan pengalaman yang memicu emosi positif agar materi mudah dipahami selama mungkin.

Founder dan Chief Education Officer Zenius Sabda PS mengatakan, selama belajar online anak-anak tentu akan mudah terdistraksi dengan berbagai macam hal di sekitar rumah. Karena itu, orangtua perlu membuat belajar jadi lebih fun.

"Jika anak dapat belajar dengan fun, mereka tidak merasa terbebani dan belajar menjadi lebih efektif. Proses belajar butuh pengulangan, jika cara dan materinya menyenangkan, maka anak akan terus tertarik," ujarnya, dikutip Antara.


Bangkitkan mood anak

Sabda menambahkan, orangtua dan guru perlu menciptakan suasana menyenangkan dan membangun emosi positif anak saat belajar. Anda bisa memvariasikan kegiatan dalam proses belajar setiap harinya dengan permainan atau hal lain yang disukai anak, terutama untuk anak TK dan SD.

Praktik langsung untuk asah kreativitas

Beri pula anak kesempatan untuk memilih pelajarannya agar mereka semakin semangat. Upayakan agar anak bisa praktik langsung dengan memberikan project yang memicu kreativitasnya.

Pakai media pembelajaran seperti video

Di era digital banyak pilihan video interaktif untuk menemani anak belajar. Materi yang disajikan tidak monoton, karena disajikan dalam bentuk cerita, dan menunjukkan aplikasi nyata berbagai materi pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari.

"Penggunaan media interaktif seperti video atau permainan bisa membuat anak lebih senang dan mau terlibat dalam proses pembelajaran misalnya dengan Cerita Tiga Sekawan yang lucu, menghibur, sekaligus mendidik dan memperlancar kerja otak," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini