Share

Dipakai Jeff Smith, Kenali Efek Samping LSD yang Diklaim Dapat Mendengar Warna dan Melihat Suara

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 612 2514568 dipakai-jeff-smith-kenali-efek-samping-lsd-yang-diklaim-dapat-mendegar-warna-dan-melihat-suara-DOixu6l0au.jpg Jeff Smith. (Foto: Instagram)

JEFF Smith ditangkap dengan barang bukti Lysergic Acid Diethylamide (LSD) sebanyak 2 lembar. Dia sendiri mengaku membeli 50 lembar dan telah mengonsumsi sebanyak 48 lembar.

LSD sendiri merupakan narkoba sintetis yang terbuat dari sari jamur kering yang tumbuh di rumput gandum dan biji-bijian. Kandungan asam lysergic dari jamur ergot inilah yang kemudian diolah menjadi LSD.

Melansir National Institute on Drug Abuse, penggunaan LSD dapat menyebabkan halusinasi persepsi yang mengganggu secara klinis dan persisten, meskipun mereka belum diamati dalam penelitian klinis. Kekhawatiran terbesar adalah bahwa perilaku berbahaya dan tidak menentu akan dihasilkan karena mengonsumsi LSD.

LSD pun masuk dalam halusinogen yang merupakan kelompok obat-obatan yang dapat mengubah kesadaran, pikiran, dan perasaan seseorang. Halusinogen umumnya dibagi menjadi dua kategori yakni, halusinogen klasik (seperti LSD) dan obat disosiatif (seperti PCP).

Kedua jenis halusinogen ini dapat menyebabkan halusinasi atau sensasi tertentu hingga membuat gambar tampak nyata meskipun sebenarnya tidak. Tidak hanya itu, efek samping halusinogen klasik juga dapat mengganggu sistem komunikasi antara zat kimia otak dan sumsum tulang belakang. Sehingga akan memengaruhi kerja serotonin yang selama ini diketahui mengatur suasana hati, rasa lapar, suhu tubuh, perilaku seksual, hingga persepsi sensorik.

Perlu digaris bawahi bahwa pengaruh LSD ini tidak dapat diduga dan tergantung pada jumlah yang digunakan, suasana hati, dan kepribadian pemakainya serta lingkungan.

Kemudian ada juga istilah bad trips yang menimbulkan efek delusi (penilaian yang salah tentang diri sendiri atau lingkungan). Oleh karena itu, bila digunakan secara berlebihan atau sudah ketergantungan akan menyebabkan kebingungan, cemas, merasa tak berdaya, putus asa, skizofrenia (gangguan jiwa), meningkatkan risiko kegagalan pernapasan, hilangnya kendali diri, hingga melakukan kekerasan pada diri sendiri dan orang lain.

Adapun efek mental dari LSD adalah yang paling menonjol, tetapi tidak dapat diprediksi. Mereka terjadi karena gangguan interaksi normal antara sel-sel otak dan serotonin.DelusiHalusinasi visualPerasaan waktu dan identitas yang terdistorsiKedalaman dan persepsi waktu yang tergangguEuforia dan kepastian buatanPersepsi yang terdistorsi dari objek, gerakan, warna, suara, sentuhan, dan citra tubuh penggunaPikiran dan perasaan yang parah dan menakutkanTakut kehilangan kendaliTakut matiSerangan panikEfek visualPerubahan visual sangat umum. Pasien dapat menjadi terpaku pada intensitas warna tertentu. Sensasi juga dapat memiliki fenomena cross-over. Pasien yang menggunakan LSD dilaporkan dapat memiliki perasaan "mendengar warna" dan "melihat suara."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini