Share

Mengenal Sunat Klem, Tanpa Perban dan Jahitan Anak Bisa Langsung Beraktivitas

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Minggu 12 Desember 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 481 2515609 mengenal-sunat-klem-tanpa-perban-dan-jahitan-anak-bisa-langsung-beraktivitas-RF67YwE3eq.jpg Ilustrasi. (Foto: Askmen)

SUNAT klem sering dipilih orangtua milenial karena minim risiko sakit dan efek samping lainnya. Bahkan sunat klem ini pun dijajal langsung oleh anak-anak yang ikut momen sunatan massal.

Ahli Sunat Klem dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS mengatakan, metode sunat klem membuat anak lebih nyaman saat sunat. Setelahnya pun minim risiko perdarahan, tanpa jahit, hingga proses sunat lebih cepat 5 menit hingga 10 menit.

Baca Juga: Dokter Reisa Sarankan Anak Disunat Usia 1 Bulan, Ini Alasannya

"Berbeda dengan sunat konvensional, masih membutuhkan jahitan dan perban sehingga anak tidak leluasa beraktivitas ataupun kena air," katanya lewat keterangan resmi BRI Finance kepada Okezone.

Tentu pilihan sunat klem ini juga praktis dilakukan saat anak ikut sunatan massal. Malahan minim risiko penularan penyakit karena jarak antaranak saling berdekatan, bahkan dikhawatirkan menggunakan alat medis untuk sunat yang sama.

Diakui Perwakilan DNA Foundation drg Imam Rulyawan, sunat klem sangat aman bila digunakan untuk sunatan massal. Karena metode ini satu kali pakai, minim nyeri, minim perdarahan, proses tindakan cepat, tanpa perban dan tanpa jahitan.

"Anak pun anak bisa langsung beraktivitas setelah sunat,” ujar Imam.

Tak hanya itu, tindakan sunat dilakukan di ruangan yang bersih, penerangan yang cukup dan alat medis yang memadai dan steril, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini.

Yang membuat orangtua juga merasa aman yakni pasca-sunat anak diperbolehkan kontrol langsung dengan dokter. Tentu hal ini penting agar proses pemulihan bisa terpantau dengan baik oleh dokter, serta mencegah berbagai risiko yang mungkin terjadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini