Share

Miss World Umumkan 10 Finalis Fast Track Beauty With a Purpose, Carla Yules Masuk Gak Ya

Pradita Ananda, Okezone · Selasa 14 Desember 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 612 2516789 miss-world-umumkan-10-finalis-fast-track-beauty-with-a-purpose-carla-yules-masuk-gak-ya-4AfJRIFBMI.jpg Carla Yules. (Foto: Instagram)

SEBELUM mencapai malam puncak final Miss World 2021, para peserta memang harus berhadapan dengan sejumlah tantangan salah satunya adalah kategori Beauty With a Purpose (BWAP). Miss World baru saja mengumumkan hasil dari babak penjurian Fast Track untuk kategori tersebut.

Melalui laman akun Instagram resminya, Miss World Organization mengumumkan dari ratusan kontestan telah diperoleh sebanyak 10 besar finalis alias Top 10 BWAP Miss World tahun ini. Mengutip Instagram Miss World, Selasa (14/12/2021) 10 negara tersebut ialah Amerika Serikat, Madagaskar, Afrika Selatan, Nepal, Srilanka, Filipina, India, Kenya, Inggris dan Republik Ceko.

Fast Track BWAP sendiri merupakan salah satu kategori paling penting di penjurian ajang Miss World. Sebab, akar dari gelaran Miss World yang membedakan dari kontes kecantikan sejenisnya adalah aksi sosial nyata yang diwujudkan dalam proyek-proyek Beauty With a Purpose, seperti yang dikatakan oleh Chairman dan CEO of the Miss World Organisation, Julia Morley.

“Beauty with a Purpose yang dimulai pada 1972 adalah jantung dari Miss World. Setiap negara memilih proyek sosial untuk mempresentasikannya di Miss World,” ujar Julia Morley, dikutip dari situs laman resmi Miss World.

Miss World

Dalam ajang Miss World ke-70 tahun ini, Miss Indonesia 2020/2021, Carla Yules membawa a proyek BWAP yang ia kerjakan di Desa Ciwalen, Cianjur, Jawa Barat. Desa yang di masa pandemi Covid-19 ini pernah menembus kasus positif harian hingga lebih dari 500 kasus.

Lewat program BWAP nya, Carla dan tim bekerja untuk mengentaskan keraguan akan keamanan vaksin Covid-19 di kalangan penduduk desa dan sekaligus mengatur transportasi bagi masyarakat Desa Ciwalen untuk divaksinasi.

Tidak hanya itu, lewat proyek BWAP juga Carla dan tim membuat pengadaan listrik di Desa Ciwalen, setelah diketahui ada satu turbin yang mulai rusak. Dengan proyek ini, sukses membuat pertama kali dalam dua puluh tahun, lampu-lamu di Desa Ciwalen bisa menyala sehingga para penduduk bisa terhubung secara online dengan seluruh dunia dengan listrik.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini