Share

Anak Kelahiran 2008 Dilarang Beli Rokok di Selandia Baru

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 612 2517596 anak-kelahiran-2008-dilarang-beli-rokok-di-selandia-baru-886owyd7Oz.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK negara berusaha menekan polusi rokok dengan berbagai cara. Salah satu yang digunakan adalah dengan memberikan gabaran efek samping dari merokok dalam kemasan tersebut.

Nah, Selandia Baru memilih untuk mengatasi rokok dengan melarang pemuda Selandia Baru untuk mulai merokok sama sekali. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern meminta Kementerian Tenaga Kerja Selandria Baru mengeluarkan undang-undang yang akan melarang siapa pun yang lahir setelah tahun 2008 membeli rokok seumur hidup mereka.

Dengan undang-undang baru yang melarang mereka yang lahir setelah tahun 2008 membeli sebungkus rokok, setiap orang di Selandia Baru yang berusia di bawah 14 tahun saat ini tidak akan pernah dapat mengakses rokok di negara mereka sendiri.

Rokok

Satu-satunya cara mereka bisa melakukannya adalah jika mereka memiliki seseorang yang lebih tua untuk benar-benar memberi mereka sebatang rokok. Saat ini, usia legal untuk membeli rokok adalah 18, tetapi Selandia Baru juga berencana untuk meningkatkan usia legal untuk merokok setiap tahun dalam upaya menciptakan Selandia Baru yang bebas rokok.

Mempertimbangkan undang-undang anti-merokok sebelumnya yang menaikkan harga rokok di Selandia Baru sebesar 10% setiap tahun, langkah-langkah baru ini secara efektif akan membuat merokok tidak terjangkau dan tidak dapat diakses.

Terlepas dari upaya untuk melarang merokok di Selandia Baru, jumlah legal nikotin dalam tembakau akan dikurangi sementara pemerintah meningkatkan pendanaan layanan rehabilitasi.

Selandia Baru menargetkan populasi perokok di bawah 5% pada 2025, karena saat ini menghitung sekitar 5.000 kematian akibat penyakit terkait tembakau setiap tahun. Ini adalah angka yang signifikan mengingat Selandia Baru memiliki populasi kecil yaitu lima juta orang.

Associate Health Minister Dr. Ayesha Verrall mengungkapkan betapa hari bersejarah pengesahan RUU itu bagi kesehatan warga Selandia Baru. Dirinya ingin memastikan anak muda tidak pernah mulai merokok, jadi pihaknya akan membuat pelanggaran menjual atau memasok produk tembakau asap ke kelompok anak muda baru.

"Orang yang berusia 14 tahun, ketika undang-undang ini mulai berlaku, tidak akan pernah bisa membeli tembakau secara legal,” ujarnya seperti dikutip dari laman Trip Zila.

Bagi traveler di luar sana yang merokok dan ingin mengunjungi New Zealand, jangan khawatir karena undang-undang ini tidak berlaku untuk turis (sejauh ini). Plus, mereka yang telah menurunkan status merokok mereka menjadi vaping, baik lokal maupun asing, sama sekali tidak terpengaruh oleh ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini