Share

Industri Fashion Mulai Jual Karya Seni dengan NFT, Apa Itu?

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 16 Desember 2021 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 194 2517769 industri-fashion-mulai-jual-karya-seni-dengan-nft-apa-itu-txuwcLkK09.jpg Ilustrasi. (Foto: Dolce & Gabbana)

BELAKANGAN banyak kaya seni maupun fashion yang dihargai miliyaran dalam bentuk Non-Fungible Token (NFT). Rasanya NFT pun kini sudah tak asing di telinga.

Sebut saja rumah mode Dolce & Gabbana, bebera karyanya telah dihargai miliyaran dengan NFT. Dikutip Thedailymail, Dolce and Gabbana berhasil menjual koleksi pakaian dan perhiasan senilai USD5,7 juta atau kurang lebih mencapai Rp81 miliar. Uniknya, beberapa item di antaranya diketahui hanyalah file digital.

Koleksi Collezione Genesi yang dirancang oleh ikon mode Italia Domenico Dolce tersebut terdiri dari sembilan bagian. Semua ditawarkan sebagai token yang tidak bisa dipertukarkan, file digital asli yang tidak dapat diperdagangkan.

Kemudian ada lagi sebuah karya seni digital yang dibuat oleh robot humanoid Sophia berhasil terjual di acara lelang. Ya robot cantik tersebut ternyata memiliki kemampuan menghasilkan karya seni.

Karya seni tersebut dinego dengan harga sekitar Rp 9,9 miliar dalam bentuk NFT. Karya seni Sophia merupakan hasil kerja sama dengan seniman digital Italia Andrea Bonaceto, yang memang dikenal dengan potret penuh warna. Salah satu karya Bonaceto di antaranya menggambarkan orang-orang terkenal, seperti kepala eksekutif Tesla, Elon Musk.

Berjudul "Instansiasi Sophia", karya digital tersebut telah berupa file MP4 berdurasi 12 detik yang menunjukkan evolusi potret Bonaceto menjadi lukisan digital Sophia.

"Saya sangat senang dengan tanggapan orang-orang terhadap teknologi baru seperti robot, dan saya sangat senang menjadi bagian dari kreativitas ini," kata Sophia, yang mengenakan gaun berwarna perak, dikutip dari Reuters, Senin (29/3/2021).

Di Indonesia, hasil lukisan Basuki Abdullah pun kini dihargai dengan Non Fungible Token (NFT) yang sedang menjadi tren. Biasanya digunakan oleh seorang seniman untuk menjual karya seninya atau konten digital mereka.

Salah satunya keluarga Basuki Abdullah mengenalkan lukisan yang memiliki tema 'Pengembala Sapi' dan dipatok 18.720.000 NFT token atau senilai lebih dari Rp1 Miliyar.

Melihat peluang tersebut, mulai banyak seniman yang memanfaatkan peluang melalui cara baru ini untuk menjajakan karya seni mereka. Salah satunya keluarga pelukis kenamaan Indonesia, Basuki Abdullah.

Apa itu NFT?

Dijelaskan CEO On Us Asia Seno Adhi Damono, NFT merupakan token digital, tidak dapat dipertukarkan namun dapat diperjualbelikan. secara prinsip, semua aset dapat menjadi NFT, baik berupa seni, game, video, musik, dan lainnya.

"Nilai plus pada NFT juga bisa terlihat bagaimana asset ini mampu menjadi jembatan digital dengan dunia nyata. Sebab NFT bisa menjadi semakin popular dan bernilai sehingga bisa semakin cepat diterima oleh masyarakat umum," katanya saat mengumumkan akuisisi Ananta Kreasi Indonesia

Dia juga meyakini bahwa di era digital ini para pelaku seni, termasuk selebriti, seniman hingga fashion designer bisa ikut memulai beradaptasi di dunia digital. Salah satunya mengajak masyarakat menghargai karya seni lewat NFT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini