Share

Tantangan Majukan Generasi Muda di Wilayah 4T di 2022

Helmi Ade Saputra, Okezone · Jum'at 17 Desember 2021 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 17 612 2518322 tantangan-majukan-generasi-muda-di-wilayah-4t-di-2022-0QZCDauSSS.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PARA guru maupun siswa masih banyak mengalami tantangan saat belajar online selama pandemi Covid-19. Untuk mencari solusinya, bukanlah hal yang mudah.

Apalagi buat para guru atau siswa yang tinggal di daerah prasejahtera dan 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Mereka harus beradaptasi menghadapi kebiasaan baru serta seringkali mengalami kesulitan dalam menimba ilmu.

Meski begitu, sekolah-sekolah di Indonesia memang perlu beradaptasi pada masa pandemi Covid- 19. Namun pada era new normal ini tidak mengurangi semangat dan motivasi sekolah di mana saja berada.

Ketua Pengurus ayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo mengatakan, mereka membutuhkan wadah untuk berbagi inspirasi dan forum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi sekolah binaan. Terutama yang terletak di wilayah 4T (terdepan, terluar, tertinggal dan terdalam) .

"Sehingga kemajuan pendidikan disuatu wilayah dapat menjadi model di wilayah yang lainnya," kata Herawati lewat keterangannya di Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) ke-VIII bertema “Kolaborasi Ciptakan Prestasi”

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

PARA guru maupun siswa masih banyak mengalami tantangan saat belajar online selama pandemi Covid-19. Untuk mencari solusinya, bukanlah hal yang mudah.
Apalagi buat para guru atau siswa yang tinggal di daerah prasejahtera dan 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Mereka harus beradaptasi menghadapi kebiasaan baru serta seringkali mengalami kesulitan dalam menimba ilmu.
Meski begitu, sekolah-sekolah di Indonesia memang perlu beradaptasi pada masa pandemi Covid- 19. Namun pada era new normal ini tidak mengurangi semangat dan motivasi sekolah di mana saja berada.
Ketua Pengurus ayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) Herawati Prasetyo mengatakan, mereka membutuhkan wadah untuk berbagi inspirasi dan forum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi sekolah binaan. Terutama yang terletak di wilayah 4T (terdepan, terluar, tertinggal dan terdalam) .
"Sehingga kemajuan pendidikan disuatu wilayah dapat menjadi model di wilayah yang lainnya," kata Herawati lewat keterangannya di Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) ke-VIII bertema “Kolaborasi Ciptakan Prestasi”
Tahun 2022, kata Herawati, pandemi masih belum berlalu. Maka diperlukan komitmen sekolah binaan agar pendidikan di Indonesia semakin maju.
 
Dia menambahkan, komitmen ini perlu dirumuskan merupakan tanggung jawab sekolah yang harus dicapai selama satu tahun ke depan. Implementasinya juga harus benar dan perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah masing-masing. 
"Harapannya seluruh komitmen tersebut dapat meningkatkan kolaborasi, kinerja dan prestasi sekolah binaan sekaligus pencapaian prestasi Pemerintah Daerah di dunia pendidikan," katanya


Tahun 2022, kata Herawati, pandemi masih belum berlalu. Maka diperlukan komitmen sekolah binaan agar pendidikan di Indonesia semakin maju. 

Dia menambahkan, komitmen ini perlu dirumuskan merupakan tanggung jawab sekolah yang harus dicapai selama satu tahun ke depan. Implementasinya juga harus benar dan perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah masing-masing. 


"Harapannya seluruh komitmen tersebut dapat meningkatkan kolaborasi, kinerja dan prestasi sekolah binaan sekaligus pencapaian prestasi Pemerintah Daerah di dunia pendidikan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini