Share

Vaksin Sinovac Disebut Belum Diuji Coba untuk Anak, Ini Faktanya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 481 2522037 vaksin-sinovac-disebut-belum-diuji-coba-untuk-anak-ini-faktanya-uC3lmsjBZs.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

BARU-baru ini beredar video yang disebarluaskan melalui pesan WhatsApp yang memperlihatkan seorang pria sedang memberikan informasi terkait vaksin Sinovac. Pria tersebut mengklaim bahwa vaksin asal China yang beredar di Indonesia itu belum melakukan uji coba kepada anak-anak.

Sebagaimana diketahui, pemerintah baru saja memulai vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun pada Selasa 14 Desember 2021. Pemerintah memutuskan memberikan jenis vaksin Sinovac kepada anak-anak karena dinilai lebih aman.

Vaksinasi Covid-19

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Jumat (24/12/2021), faktanya informasi yang beredar tersebut tidak tepat alias hoax.

Baca Juga : Heboh Vaksin Covid-19 Berisi Cairan Iblis Sebabkan Kematian, Ini Faktanya!

Merujuk pada Lembar Fakta (Fact Sheet) Untuk Tenaga Kesehatan Persetujuan Penggunaan Darurat (EUA) Coronavac, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah mengeluarkan Persetujuan Penggunaan Darurat pemberian CoronaVac terhadap orang usia 6 tahun ke atas.

Cek Fakta

Baca Juga : Viral Munculnya Omicron Disebut Sudah Dijadwalkan WHO, Begini Faktanya!

Pemberian izin tersebut dilakukan berdasarkan kajian laporan-laporan ilmiah pada setiap vaksin. Hal tersebut disajikan secara terbuka di laman BPOM. Berdasarkan laporan hasil uji coba pemberian vaksin pada anak-anak yang dilakukan di China, dimana mempertimbangkan keamanan dan imunogenisitas (hingga 3 bulan) maka ditetapkan vaksin dapat direkomendasikan untuk anak kelompok usia 6-17 tahun.

Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar tidak dari sumber resmi yang terpercaya. Jangan ragu-ragu untuk memeriksa kembali informasi yang diterima melalui media sosial atau broadcast pesan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini