Share

Lesti Kejora Melahirkan Lebih Cepat, Ini 4 Risiko yang Dihadapi Bayi Prematur

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 481 2523184 lesti-kejora-melahirkan-lebih-cepat-ini-4-risiko-yang-dihadapi-bayi-prematur-cRwNZlmlQP.jpg Lesti Kejora dan Rizky Billar (Foto: Instagram/@rizkybillar)

LESTI Kejora melahirkan anak pertamanya pada Minggu (26/12/2021). Momen persalinan tersebut terjadi di Rumah Sakit Bunda, Jakarta.

Lesti sendiri melahirkan anaknya di usia kandungan hampir memasuki 34 minggu. Berat anaknya pun hanya 2,2 kilogram, yang mana bisa dibilang bayi prematur.

Lesti Kejora

Mengacu pada laporan Ciputra Hospital, berat bayi Lesti yang hanya 2,2 kilogram masuk ke dalam kategori bayi dengan berat bayi lahir rendah. Sebab, normalnya bayi lahir dengan bobot sekitar 8 pon atau 3,6 kilogram.

"Bayi dengan berat badan lahir kurang adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang lahir dengan berat kurang dari 5 pon atau 2,5 kilogram," terang laporan yang direview dr Febriani K.H, dikutip MNC Portal (27/12/2021).

Baca Juga : Tak Disangka! Begini Jawaban Rizky Billar saat Lesti Kejora Melahirkan Bayi Prematur

Dengan kondisi tersebut, amat sangat rentan bayi Lesti mengalami beberapa masalah kesehatan. Laman Very Well Family menjelaskan, bahwa bayi lahir rendah memiliki beberapa masalah kesehatan seperti masalah di organ dalam hingga tubuh bayi sulit hangat.

Baca Juga : Kronologi Lesti Kejora Dilarikan ke Rumah Sakit hingga Harus Melahirkan Prematur

So, berikut empat risiko masalah kesehatan pada bayi prematur:

1. Bayi yang lahir prematur mungkin mengalami komplikasi prematuritas yang mencakup masalah fungsi otak, jantung, paru-paru, usus, dan banyak lagi.

2. Pada beberapa kasus, bayi lahir dengan berat rendah juga mengalami masalah dengan gula darah. Artinya, bayi lahir kecil itu biasanya sulit mengatur gula darahnya.

3. Masalah lain adalah tubuh tidak hangat. Ini terjadi karena ukuran yang kecil tersebut membuat si bayi tidak memiliki cukup lemak untuk menghangatkan tubuhnya. Karena itu, pada banyak kasus, bayi lahir kecil itu memerlukan penanganan di inkubator selama beberapa hari untuk membuatnya tetap hangat.

4. Lalu, masalah berikutnya yang mungkin timbul adalah kesulitan makan. Ya, bayi lahir dengan berat badan rendah tidak selalu cukup kuat untuk menyusui dengan baik dan ini mengharuskan mereka mendapatkan bantuan untuk mencukupi kalorinya supaya bisa tetap tumbuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini