Share

Lesti Kejora Melahirkan, Ini Penanganan dan Perawatan Bayi Prematur

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 481 2523201 lesti-kejora-melahirkan-ini-penanganan-dan-perawatan-bayi-prematur-xpTDXUxpdE.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

ANAK pertama Lesti Kejora dan Rizky Billar lahir di RS Bunda, Jakarta, pada Minggu (26/12/2021). Anak Lesti diketahui memiliki bobot lahir hanya 2,2 kilogram dan bisa dikatakan bayi prematur. 

Lesti sendiri melahirkan anak pertamanya pada usia kandungan 34 minggu. Normalnya bayi lahir di usia kandungan 38 minggu ke atas dengan syarat berat badan cukup lahir dan kondisi ibu dan bayi sehat.

Lesti Kejora

Pilihan untuk segera melahirkan dipilih mengingat kondisi Lesti yang semakin 'drop'. Tim dokter pun memilih tindakan operasi Cito Caesar untuk melahirkan bayi yang dikandung istri Rizky Billar tersebut.

Sampai saat ini belum diketahui pasti bagaimana kondisi Lesti dan bayinya. Belum ada unggahan apa-apa terkait kelahiran bayi Lesti dan Billar tersebut.

Baca Juga : Kronologi Lesti Kejora Dilarikan ke Rumah Sakit hingga Harus Melahirkan Prematur

Namun, jika Anda mengalami kondisi persalinan serupa dengan Lesti, ada beberapa tindakan medis yang harus dilakukan segera untuk meminimalisir risiko perburukan pada bayi yang lahir dengan berat badan rendah.

Baca Juga : Lesti Kejora Melahirkan Lebih Cepat, Ini 4 Risiko yang Dihadapi Bayi Prematur

Dikutip dari laman Ciputra Hospital, ada perawatan khusus untuk bayi berat badan lahir rendah. Tapi, itu akan sangat tergantung pada gejala, usia kandungan, kondisi kesehatan si bayi, dan tingkat keparahan yang dialami si bayi.

So, seperti apa perawatan yang akan dijalani bayi prematur?

1. Perawatan di unit perawatan intensif neonatal (NICU)

2. Tempat tidur yang dilengkapi dengan pengatur suhu

3. Pemberian makanan khusus

"Pada poin pemberian makanan khusus, ini dilakukan dengan memberikan makanan melalui hidung supaya masuk ke perut bayi (jika bayi tidak bisa mengisap). Pemberian makanan juga bisa dilakukan melalui jalur intravena," terang laporan kesehatan yang direview dokter Febriani, K.H., tersebut.

Meski begitu, bayi dengan berat badan lahir rendah dipercaya tetap dapat mengejar pertumbuhan fisik jika mereka tidak memiliki komplikasi lain dalam tubuhnya. 'Bayi spesial' ini sangat direkomendasikan untuk mengikuti program perawatan kesehatan khusus.

"Bayi lahir berat badan rendah direkomendasikan juga menjalani terapi untuk mengobati keterlambatan perkembangan yang mungkin dialami," tambah laporan tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini