Share

Rangkuman Peristiwa Penting Dunia Kripto - Kaleidoskop 2021

Karina Asta Widara , Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 12 2524824 rangkuman-peristiwa-penting-dunia-kripto-kaleidoskop-2021-r7PnIjVTmj.jpg Foto: Dok Luno Indonesia

JAKARTA- Di sepanjang 2021 euforia besar dirasakan oleh dunia kripto dan komunitasnya. Mulai dari Bitcoin yang tercatat berhasil tumbangkan rekor harga tertingginya hingga terjadi pertumbuhan jumlah investor aset kripto di Indonesia yang cukup signifikan. Nah, untuk lebih lanjutnya, Anda bisa cek di kaleidoskop 2021 edisi kripto berikut ini.

Bitcoin Jadi Aset Terbaik 2021 Setelah Pecahkan Rekor ATH berkali-kali

Menurut data dari Cointelegraph, pada 2021 ini Bitcoin tercatat sebagai salah satu aset terbaik mesikipun masih berada di fase konsolidasi harga akibat kondisi ekonomi global saat ini. Namun demikian, justru harga si raja kripto ini malah melonjak 49 persen hampir di sepanjang 2021.

Tak hanya itu saja, persentase tersebut-pun bisa saja naik menjadi 100 persen lebih apabila Bitcoin mampu menyentuh harga tertinggi sepanjang masanya (ATH) yang dicapai November lalu. Bitcoin sendiri berhasil mencetak rekor ATH-nya empat kali di tahun ini.

Terbukti Bitcoin dalam kurun waktu kurang dari sebulan mampu memecahkan rekor harga tahun 2020 – US$40.000 (Rp570 juta) lebih pada 7 Januari 2021. Di awal April, harga Bitcoin sentuh ATH baru di US$60.000 (Rp870 juta) lebih. Demand dari institusional juga disinyalir semakin mendorong kenaikan harga BTC, alhasil Bitcoin pun tumbangkan rekor ATH sebelumnya di US$63.000 (Rp934 juta) pada 12 April 2021. Dan puncaknya – sejauh ini, Bitcoin kembali mencetak harga tertinggi sepanjang masanya di kisaran US$68.789,63 (Rp970 juta) pada 8 November 2021.

Kian Populer, Jumlah Penduduk Indonesia yang Berinvestasi Kripto Meningkat Pesat

Popularitas Kripto kian melebarkan sayapnya, terbukti aset kripto terus meningkat cukup pesat di Indonesia. Hal ini diwakili dengan terus bertambahnya jumlah investor aset kripto sepanjang 2021. Dari data Bappebti di Indonesia menyebutkan hingga kuartal empat 2021, jumlah investor aset kripto di tanah air kini nyaris mencapai 10 juta atau meningkat 11 kali lipat dibanding tahun lalu. Total ransaksi kripto juga telah menembus Rp478,5 triliun (5 kali lebih tinggi), dengan rata-rata nilai transaksi Rp1,7 triliun per hari.

Tak hanya itu saja, popularitas aset kripto di jagat maya Indonesia juga memperlihatkan sentimen yang hampir sama. Hal tersebut terbukti dengan di rilisnya rangkuman twitter menggunakan hastagh #HanyaDiTwitter 2021 yang menampilkan daftar akun dan tagar yang paling banyak dibicarakan di Indonesia. Hastag #crypto #nft pun muncul pada jajaran tagar paling populer di Twitter Indonesia.

Jadi Primadona Baru di Dunia Kripto – Total Penjualan NFT Capai Rp130 triliun lebih

Kabar baik datang dari NFT, yakni token digital di sistem blockchain dengan karakteristik unik dan tidak dapat direplikasi juga menjadi berita utama di berbagai media mainstream tahun ini. Token yang dimanfaatkan sebagai tanda bukti kepemilikan eksklusif barang digital, baik itu seni, musik, atau video game ini juga terasa sampai Indonesia.

Karya Empat anak bangsa yang tergabung dalam SuperlativeSS (Superlative Secret Society) ini sempat beberapa kali jadi trending topic di jagat maya. Mereka berhasil menciptakan rangkaian karakter Non-Fungible Token atau NFT bernama Superlative Secret Society menjadi trending topic di jagat maya. Rangkaian 11.110 item NFT mereka berhasil masuk halaman 1 opensea.io, marketplace NFT tertua dan terbesar di dunia.

Saat ini diperkirakan total penjualan NFT di dunia telah mencapai lebih dari US$9 miliar (Rp130 triliun) dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga US$17,7 miliar (Rp265 triliun) pada akhir tahun ini.

Adopsi Aset Kripto Meroket hingga 881 Persen Pada 2021

Sampai dengan saat ini, ada sekitar 32.000 atm Bitcoin berhasil dipasang secara global. Hal ini tentu menunjukkan bahwa minat dan permintaan dari masyarakat dunia terhadap Bitcoin pun semakin tinggi.

Diperkirakan total adopsi aset kripto tahun ini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 881 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Dilansir dari laporan The 2021 Global Crypto Adoption Index, alasan peningkatan adopsi ini berbeda di seluruh dunia.

Warga negara di negara berkembang saat ini diketahui beralih ke aset kripto (cryptocurrency) untuk mempertahankan nilai tabungan atau simpanan mereka. Hal ini tidak lain dilakukan guna menghadapi devaluasi mata uang, mengirim dan menerima uang serta melakukan transaksi bisnis.

Seperti halnya, El Salvador yang beberapa bulan lalu meresmikan Bitcoin sebagai salah satu alat tukar atau mata uang sah di negaranya. Tak perlu lama, kini tercatat sekitar 46 persen penduduk El Salvador telah memiliki dompet BTC. Berbeda dengan negara berkembang, pertumbuhan adopsi di Amerika Utara, Eropa Barat, dan Asia Timur sebagian besar disebabkan oleh investasi institusional.

Pemerintah Indonesia melalui Bappebti Giat Perjelas Regulasi Aset Kripto

Aset kripto di Indonesia mulai bermunculan. Dengan kata lain, maraknya investasi atau jual beli aset kripto di Indonesia ini membuat pemerintah Indonesia terus melakukan peningkatan peraturan penyelenggaraan perdagangan pasar fisik aset kripto. Salah satunya yang dilakukan oleh Bappebti untuk mencapai hal tersebut, diantaranya adalah dengan aktif membasmi investasi dan trading kripto ilegal.

Hal tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat Indonesia yang mulai mencoba investasi kripto dari penipuan investasi. Tercatat, di bulan Agustus saja Bappebti memblokir 249 situs investasi bodong termasuk investasi kripto platform ilegal yang belum terdaftar.

Dengan tujuan yang sama untuk melindungi konsumen aset kripto di tanah air, tidak lama lagi Bursa Berjangka khusus aset kripto akan dijadwalkan meluncur paling lambat awal 2022.

Beberapa tahun terakhir ini fenomena mata uang kripto memang semakin marak di Indonesia. Diharapkan dengan adanya regulasi kripto dari pemerintah Indonesia yang semakin jelas, akan membuat siapapun termasuk Anda yang ingin berinvestasi Bitcoin denga nyaman dan aman. Apalagi saat ini ada Luno Indonesia yang merupakan platform perdagangan aset kripto yang aman bagi Anda yang ingin memulai investasi kripto dan telah mendapat izin Bappebti.

Di Luno Indonesia, terdapat sistem jual-beli instan yang bebas biaya tersembunyi. Biayanya pun sangat rendah yakni 0,75 persen. Jika Anda ingin membeli Bitcoin seharga Rp50 ribu, maka biaya adminnya tidak sampaii Rp400 lho.

Tak hanya itu saja, Luno Indonesia juga menyediakan beragam pilihan pembayaran sehingga deposit maupun penarikan dapat dilakukan dengan cepat. Anda pun dapat mengatur pembelian Bitcoin secara otomatis. Yuk, mulai investasi aset kripto Anda di aplikasi Luno sekarang!

(CM)

(Wid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini