Share

8 Manfaat Daun Oregano untuk Kesehatan, Bisa Obati Malaria Lho

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Januari 2022 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 481 2525951 8-manfaat-daun-oregano-untuk-kesehatan-bisa-obati-malaria-lho-6Ecjh2DQDz.jpg Daun oregano. (Foto: Shutterstock)

OREGANO atau pot marjoram adalah tanaman yang biasa hidup di Mediterania serta Asia Tengah dan Selatan. Daun oregano biasanya cocok digunakan untuk membuat makanan seperti piza dan spageti. Tanaman oregano memiliki panjang 20–80 sentimeter.

Tapi siapa sangka, oregano yang memiliki cita rasa manis dan pedas dipercaya dapat meningkatkan kesehatan. Tidak heran jika tanaman herbal ini sering masuk menu diet Mediterania.

Baca juga: Ingin Terbebas dari Pandemi Covid-19 di Tahun 2022? Kemenkes Ungkap Syaratnya 

Dikutip dari laman Boldsky, berdasarkan penjelasan di jurnal Molecules, oregano mengacu pada varietas tanaman dengan rasa dan bau yang serupa. Ada sekira 61 spesies dan 17 genera tanaman yang termasuk enam keluarga botani yang disebut oregano. Beberapa nama famili oregano antara lain Verbenaceae, Lamiaceae, dan Rubiaceae.

Oregano terkenal dengan minyak atsirinya yang merupakan esens yang berasal dari tanaman aromatik. Minyak ini dikemas dengan senyawa seperti terpene, ester dan aldehida yang memiliki manfaat terapeutik yang besar.

Daun oregano. (Foto: iStock)

Ramuan oregano dan minyak atsiri oregano sangat penting dalam industri makanan, farmasi dan kosmetik. Minyak atsiri oregano memiliki campuran kompleks senyawa volatil yang bervariasi bergantung dari spesies oregano, lokasi geografisnya, hama, kondisi tanah, musim dan kondisi pertumbuhan lainnya.

Beberapa senyawa aktif utama dalam minyak oregano termasuk timol, carvacrol, beta-myrcene, camphene, caryophyllene, gamma-terpinene, linalool dan trans-sabinene hydrate. Nah, berikut manfaat kesehatan dari daun oregano dan minyaknya, sebagaimana dikutip dari Antara.

Baca juga: 5 Artis Cantik Ini Ternyata Jago Ngulek Sambal, Intip Gayanya yang Tetep Modis 

1. Meredakan kram menstruasi

Oregano memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik yang membantu dalam pengelolaan gangguan yang berhubungan dengan rasa sakit, termasuk kram menstruasi.

Ketika dikonsumsi atau dioleskan, senyawa aktif oregano dapat membantu mengendurkan otot-otot pencernaan, mengurangi kontraksi rahim dan dengan demikian, meredakan kram saat bepergian. Oregano juga memiliki aktivitas anti-spasmodik yang dapat membantu meredakan kejang pada panggul dan rahim.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Oregano dikemas dengan nutrisi jantung sehat seperti potasium dan magnesium yang memiliki peran besar dalam menjaga aritmia jantung atau menjaga detak jantung normal. Mereka juga membantu menurunkan tekanan darah dan dengan demikian, menjauhkan risiko hipertensi.

Potensi anti-oksidan oregano juga dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif pada sel-sel jantung dan meningkatkan fungsinya, sedangkan sifat anti-inflamasi mengurangi risiko peradangan jantung kronis, aterosklerosis, dan tekanan darah tinggi.

Baca juga: Viral Ibu Rawat Putrinya yang Sakit Sampai Bisa Berjalan Lagi, Netizen: Salut Banget 

3. Memiliki antimikroba

Oregano memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus. Senyawa seperti carvacrol dan terpen dalam oregano diketahui dapat menghambat berbagai patogen virus seperti virus H1N1, adenovirus, virus hepatitis C dan human immunodeficiency virus (HIV), bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi, dan Candida albicans seperti jamur. Oregano juga membantu melawan berbagai strain patogen yang resisten.

4. Mengobati malaria

Minyak atsiri oregano mengandung senyawa utama seperti carvacrol, linalool, thymol, terpinene dan cymene yang memiliki potensi antiparasit terhadap parasit seperti Trypanosoma brucei rhodesiense dan Plasmodium falciparum.

Genera parasit ini secara luas diketahui menyebabkan infeksi parasit seperti malaria dan penyakit tidur. Minyak oregano dapat membantu menghambat pertumbuhan protozoa malaria dan dengan demikian, mengobati infeksi secara efisien.

Baca juga: Banyak Makan Jeroan Sebabkan Penyakit Asam Urat, Benarkah? 

5. Meningkatkan kesehatan tulang

Sesuai USDA, oregano mengandung 1600 mg kalsium per 100 g. Jumlah kalsium yang tinggi dalam oregano dapat membantu menjaga kesehatan tulang, mencegah pengeroposan tulang, meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengurangi risiko penyakit terkait seperti radang sendi.

Flavonoid dalam oregano juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan tulang, sementara aktivitas antioksidan dan anti-inflamasinya yang kuat mencegah kerusakan tulang oleh radikal bebas berbahaya.

6. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Oregano memiliki efek positif pada kesehatan pencernaan dan dapat membantu mengobati atau memperbaiki masalah terkait seperti diare, sakit perut, dan masalah pencernaan.

Ini juga dapat membantu mengurangi tanda-tanda inflamasi yang menyebabkan sakit perut dan membunuh patogen yang menyebabkan diare dan gangguan pencernaan. Sifat astringen dari oregano juga membantu mendinginkan sistem pencernaan.

Baca juga: Ilmuwan Uji Dosis Tinggi Obat Deksametason ke Pasien Covid-19, Bisa Redakan Gejala Parah 

7. Mengobati hidung tersumbat

Sifat antimikroba dan anti-inflamasi oregano dapat membantu mengobati pasien yang menderita hidung tersumbat, meningkatkan pernapasan mereka, dan mencegah pertumbuhan mikroba lebih lanjut.

Aroma ramuan seperti kapur barus juga merupakan cara yang bagus untuk memperbaiki hidung tersumbat. Menghirup minyak oregano dengan mencampurnya dalam air mendidih dapat membantu memperbaiki gejalanya.

Baca juga: Studi: Dua Dosis Vaksin Sinovac Ditambah Booster Pfizer Kurang Ampuh Lawan Omicron 

8. Memiliki sifat kemopreventif

Sifat yang berbeda seperti antioksidan, antiproliferatif dan antimutagenik dari minyak oregano berkontribusi pada sifat kemopreventif dari ramuan tersebut. Oregano dan minyaknya dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyebarannya.

Oregado dapat menghambat pertumbuhan sel karsinoma usus besar, sel hepatokarsinoma dan sel kanker payudara. Oregano juga dapat mengubah DNA sel penyebab kanker dan dengan demikian, meningkatkan pertumbuhan sel yang sehat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini