Share

Ilmuwan Uji Dosis Tinggi Obat Deksametason ke Pasien Covid-19, Bisa Redakan Gejala Parah

Hasyim Ashari, MNC Portal · Sabtu 01 Januari 2022 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 612 2525867 ilmuwan-uji-dosis-tinggi-obat-deksametason-ke-pasien-covid-19-bisa-redakan-gejala-parah-B6c9ztai2x.jpg Obat deksametason. (Foto: Reuters)

PARA Ilmuwan Inggris akan mempelajari dan melakukan uji coba penggunaan dosis tinggi obat steroid atau biasa dikenal sebagai deksametason kepada pasien covid-19 dengan gejala parah. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah deksametason dengan dosis tinggi dapat bekerja dengan baik.

Pada tahun lalu ilmuwan yang sama juga melakukan uji coba skala besar. Menunjukkan bahwa pemberian obat deksametason dengan dosis tinggi mampu menyelamatkan nyawa pasien terinfeksi covid-19.

Baca juga: 4 Resolusi Keuangan Pribadi Supaya Stabil di Tahun Baru 2022, Nomor 1 Harus Diterapkan 

Info grafis varian omicron covid-19. (Foto: Okezone)

Baca juga: 5 Tren Makeup 2022 yang Cantik dan Unik, Bergaya Bling-Bling hingga Super-Glossy 

Mereka telah menemukan bahwa dosis harian 6 miligram (mg) deksametason yang digunakan untuk mengurangi peradangan pada penyakit seperti radang sendi, rupanya juga dapat mengurangi kematian sekira sepertiga di antara pasien covid-19 yang sakit parah di rumah sakit.

Seorang profesor dari Universitas Oxford bernama Peter Horby mengatakan munculnya varian cmicron yang sangat cepat menular menjadi latar belakang dilakukannya uji coba ini. Dia berharap dengan pengujian ini sebagai solusi untuk meningkatkan perawatan pasien dengan covid-19 yang parah untuk sementara waktu.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Prof Peter Horby, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Sabtu (1/1/2022), mengatakan, "Mengingat seberapa cepat varian omicron menyebar, kita dapat berharap untuk melihat pasien dirawat di rumah sakit dengan covid-19 parah untuk sementara waktu."

"Ini membuat sangat penting bagi kami untuk terus mencari cara untuk lebih meningkatkan perawatan pasien dengan covid-19 yang parah," tambahnya.

Baca juga: Studi: Dua Dosis Vaksin Sinovac Ditambah Booster Pfizer Kurang Ampuh Lawan Omicron 

Pengujian ini akan membandingkan dosis 20 mg deksametason yang lebih tinggi yang diberikan sekali sehari selama lima hari, diikuti 10 mg sekali sehari selama lima hari berikutnya, dengan pengobatan dosis rendah yang biasa diberikan hingga sepuluh hari.

Bahkan, pengujian ini mendapat dukungan oleh Pemerintah Inggris dan miliarder Bill Gates serta badan amal mantan istrinya Melinda French.

Baca juga: Inggris Izinkan Penggunaan Paxlovid, Pil Antivirus Covid-19 Buatan Pfizer 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini