Golongan Darah Terlangka Ini Hanya Dimiliki 43 Orang di Dunia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 05 Januari 2022 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 481 2527737 golongan-darah-terlangka-ini-hanya-dimiliki-43-orang-di-dunia-sPvAtjE0Xv.jpeg Golongan darah terlangka ini hanya dimiliki 43 orang di dunia (Foto: Medicinenet)

GOLONGAN darah terlangka ini hanya dimiliki 43 orang di dunia, bukan A, B, AB, dan O. Tahukah Anda bahwa ada golongan darah emas atau golden blood di dunia ini?

Ya, Golden Blood adalah golongan darah langka yang hanya dimiliki oleh 43 orang di dunia. Karena kelangkaannya tersebut, banyak orang yang menyebut golongan darah ini dengan nama 'Darah Sultan'.

Jadi, jika Anda mengira darah biru adalah kelas paling tinggi, kini Anda harus merevisinya. Sebab, tidak ada yang lebih spesial daripada Golden Blood.

Golongan Darah Terlangka Ini Hanya Dimiliki 43 Orang di Dunia

(Golongan Darah Terlangka Ini Hanya Dimiliki 43 Orang di Dunia, Foto: Medicinenet)

Menjadi pertanyaan sekarang, apa itu Golden Blood sesungguhnya? Mengapa ada orang memiliki golongan darah tersebut?

Golden Blood dalam dunia medis disebut dengan nama 'Rh-null'. Golongan darah ini tidak mengandung antigen Rh (protein) pada sel darah merah (RBC).

Pertama kali Golden Blood teridentifikasi pada orang Aborigin, Australia. Saking langkanya, para ahli kesehatan khawatir orang dengan Golden Blood sulit menerima sumbangan darah Rh-null.

"Di seluruh dunia, hanya ada 9 pendonor aktif untuk golongan darah ini," terang laporan medis Medicine Net, dikutip MNC Portal, Rabu (5/1/2022).

Bagaimana seseorang memiliki golongan darah emas?

Beberapa ahli percaya bahwa golden blood tercipta karena hasil mutasi genetik yang biasanya terlihat pada gen RHAG yang bertugas mengkode glikoprotein terkait Rh. Protein ini diperuntukan untuk mengarahkan antigen Rh ke membran sel darah merah.

Mutasi RHAG sering dikaitkan dengan penyakit yang disebut stomatositosis herediter. Pada kebanyakan kasus, pemilik Golden Blood itu rentan mengalami anemia hemolitik jangka panjang pada level ringan dan berisiko alami kerusakan sel darah merah.

Menurut beberapa literatur, ada faktor risiko seseorang memiliki Golden Blood, seperti:

- Perkawinan sedarah.

- Gen autosomal atau gen abnormal yang memiliki sifat penyakit, diturunkan keluarga.

- Perubahan atau penghapusan gen tertentu, yaitu RHD dan RHCE atau RHAG.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini